Melindungi Akun Facebook Dari Heker

Siapa tak pakai Facebook? Tentu semua pakai, bahkan ada yang sampe punya banyak akun. Namanya juga jejaring sosial, di sana kamu bisa ketemu dengan jutaan orang dari seluruh dunia. Seru sekali ya bisa narsis, curhat, marah-marah, nyinyir, berdoa, dan pamer di satu tempat dan teman-temanmu bisa tahu itu.

Tapi semua buyar, nggak seru lagi ketika ada yang diam-diam mengambil alih akun Facebook kamu terus update status yang nggak enak dibaca. Biasanya itu ulah para heker iseng pengen pinjem akun buat narsis.

Untuk mencegah terjadinya pengambilalihan akun Facebook secara diam-diam maka sebaiknya ikuti tips jitu berikut:

1. Buat password dengan gaya alay tingkat tinggi
Metode penulisan Alay sangat berguna untuk membuat password, semakin alay dan panjang semakin aman. Bisa juga dengan metode membuat pola di keyboard, jadi nggak perlu ingat apa tulisannya, cukup polanya saja yang diingat.

2. Usahakan mengakses Facebook dari gadget sendiri
Jaman sekarang hampir setiap orang punya gadget yang bisa buat Facebookan, pokoknya usahakan akses Facebook dari gadgetmu sendiri ya.

3. Terpaksanya pinjam, ya pinjam dari orang terpercaya
Ini untuk mencegah penyalahgunaan kepercayaan, bisa aja laptop orang dipasangi program pencatat password.

4. Tutup akun Facebook
Cara paling ekstrim untuk mencegah heker, bahkan kamu sendiri nggak bakal bisa masuk lagi.

Semoga bermanfaat, dan jangan lupa untuk selalu menjaga hal-hal pribadi dari jangkauan publik ya. 🙂

Responses (5)

  1. tambahan: #security code via HP. Setiap buka dari device baru harus send Code Unik dulu utk log in. Jika password kita diketahui orang lain dan berusaha log in dari device bukan punya kita, dipastikan gak bisa masuk klo ga input verify Code. **gak berlaku jika device dan HP kita juga ikut dicuri dalam satu paket, aplgi kita kena gendam dan menuruti semua keinginan Pelaku wkwkwk. ASPADALAH PUSKOPKARLAH :v.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.