Sony Rugi Rp 377 Miliar Gara-gara Film Ini

  • Share

Sony Pictures merupakan salah satu perusahaan film besar yang selalu sukses merilis film-film produksinya. Sebut saja Men In Black, The Amazing Spiderman, Fury, dan masih banyak lagi lainnya.

Namun kali  ini Sony harus mengalami kerugian yang tidak sedikit dalam perilisan film terbaru mereka. Hal tersebut ternyata disebabkan oleh serangan sekelompok hacker. Seperti yang telah diketahui, rilisnya film terbaru produksi Sony Pictures The Interview telah diserang oleh sekelompok hacker yang menjuluki diri mereka The Guardian of Peace. 

Hal tersebut jelas membuat pihak Sony Pictures merugi. Karena The Interview hanya dirilis ke beberapa bioskop dan secara online. Padahal seharusnya mereka mendapatkan keuntungan dari penayangan film ini di ratusan bisokop seperti yang dijadwalkan sebelumnya.

the interviewimage via imdb.com

Film komedi garapan Seth Rogen dan James Franco ini pada awalnya cukup mendapatkan perhatian publik karena mengangkatkan adegan pembunuhan Pimpinan Korea Utara Kim Jong-Un oleh agen CIA yang menyamar menjadi jurnalis. Adegan itulah yang diduga memancing munculnya The Guardian of Peace untuk menghambat jalan The Interview menuju layar lebar bioskop.

Sebelumnya Seth Rogen dan James Franco pun tidak memprediksikan hal tersebut akan terjadi. Mereka berharap film garapannnya kali ini akan sukses mengikuti keberhasilan film mereka sebelumnya, Pineapple Express dan This Is The End. Kedua film komedi mereka meraih kesuksesan besar dengan meraup $100 juta dollar AS dan $126 juta dollar AS di tahun 2008 dan 2013.

Dalam produksi film ini Sony Pictures telah mengeluarkan dana total $ 74 juta dollar AS. Dengan rincian anggaran produksi sebesar $ 44 juta dollar AS dan anggaran promosi yang menghabiskan sekitar $30 – $ 40 juta dollar AS. Sedangkan dalam perkembanganya, sejauh ini The Interview baru mengumpulkan pendapatan sekitar $ 46 juta dollar AS. Pendapatan tersebut diperoleh dari beberapa bisokop dan penjualan secara online. Dan jelas angka $ 46 juta dollar AS masih jauh dari biaya produksi yang telah dikeluarkan. Sony Pictures masih memerlukan sekitar $ 30 juta dollar AS lagi atau sekitar Rp 377 Miliar untuk benar-benar menutup biaya produksi mereka.

uang terbang via Shutterstock

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.