Tips Mencuci Baju ‘Awul-awul’ Agar Bebas Bakteri

NGONOO.com – Tren baju saat ini ga melulu berkiblat pada baju-baju baru yang dijual di toko-toko atau mall besar. Namun baju-baju bekas atau lebih dikenal dengan baju awul-awul mulai banyak dilirik. Dulunya sih banyak orang yang memandang sebelah mata baju-baju bekas impor ini, namun nyatanya sekarang baju-baju ini malah mulai diminati banyak kalangan.

Bukan cuma orang biasa yang hobi berburu baju bekas, para fashion blogger bahkan artis-artis pun rela bergelut dengan tumpukan baju second demi mendapatkan barang fashion idaman.

Berburu baju-baju bekas ga semudah berburu baju baru di toko dan mall lho gaes. Namanya baju bekas, ga semua baju yang terdapat dalam toko baju second itu berkondisi mulus apalagi kita ga bisa milih ukuran dan warna baju yang diinginkan. Jadi ya semacam untung-untungan gitu deh. Tapi jika kita beruntung, teliti dan pintar memilih, baju kece dan bermerk pun bisa kita dapatkan dengan harga miring.

baju bekasimage via tembi.net

Di Indonesia sendiri terdapat beberapa pusat penjualan baju-baju bekas yang murah dan barangnya oke punya. Antara lain, di Pasar Senen Jakarta, Pasar Cimol Gede Bage Bandung, Pasar Gringging Kediri, Pasar Kodok Bali, event sekaten di alun-alun Jogja, dan masih banyak lagi di daerah-daerah lainnya.

Namun para pemburu baju bekas sempat dihantui oleh beredarnya berita tentang bakteri yang terdapat pada baju-baju tersebut. Tapi jangan khawatir gaes, ada kok cara khusus untuk mencuci baju bekas agar terhindar dari bakteri.

Dilansir dari detikhealth, Dr Eddy Karta SpKK mengungkapkan ada beberapa cara mencuci baju bekas. Salah satunya dengan mencuci menggunakan sabun yang kemudian dilanjutkan dengan cairan antiseptik. “Salah satu antiseptik yang kuat dan efektif untuk aneka mikroorganisme misalnya cairan bleaching (pemutih),” tutur dokter yang praktik di EDMO Clinic Jakarta Selatan ini. Namun, jika dikhawatirkan baju tersebut akan rusak jika menggunakan cairan pemutih dr Eddy menyarankan gunakan air panas mendidih untuk merebus ataupun merendam pakaian. Setelah itu dicuci seperti biasa menggunakan detergen lalu diseterika dengan suhu yang relatif panas. Dengan cara itu, bakteri-bakteri akan hilang dan risiko penularan penyakit pun bisa berkurang 🙂

baju bekas via Shutterstock

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.