Tali Buat Menggantung Saddam Husein Ditawar Seharga 88 Miliar!

  • Share

NGONOO.com – Masih Ingat dengan sosok Saddam Hussein? Mantan Presiden Irak ini berkuasa selama lebih dari 23 tahun. Saddam Hussein dilengserkan dari kekuasannya oleh invasi yang dipimpin Amerika Serikat pada tahun 2003. Saddam dianggap bertanggung jawab terhadap kematian ratusan ribu orang, sebagian besar merupakan etnis Kurdi dan penganut Syiah, yang memiliki pandangan politik dan agama yang berbeda dengan sang diktator.

Saddam pun dinyatakan bersalah atas kejahatan terhadap kemanusiaan oleh Pengadilan Khusus Irak pada tahun 2004. Setelah menjalani masa tahanan dan beberapa kali persidangan dengan tuduhan berbagai macam kasus kejahatan kemanusiaan, pada tanggal 5 November 2006 Saddam Husein dijatuhi hukuman gantung. Setelah banding yang diajukan ditolak, maka eksekusi hukuman gantung Saddam Hussein dilakukan pada tanggal 30 November 2006.

tali gantungimage via AVP

Dan setelah hampir 8 tahun lamanya sepotong tali yang digunakan untuk mengeksekusi mantan penguasa Irak itu akan di lelang. Barang memorabilia itu disiapkan untuk lelang dengan tawaran fantastis, yaitu senilai US$ 7 juta, atau sekitar Rp 88,2 miliar. Tiang gantung tersebut saat ini dimiliki ooleh politisi Irak, Dr. Mawaffak al-Rubaie, yang memimpin ekseskusi mati Saddam Hussein.

Media Timur Tengah, Al-Araby al-Jadeed melaporkan bahwa tali gantung yang meregang nyawa diktator Irak tersebut diminati oleh banyak kalangan, termasuk sebuah keluarga Israel papan atas, organisasi keagamaan di Iran dan dua orang pengusaha asal Kuwait. Media Timur Tengah lainnya Middle East Eye melaporkan, meskipun banyak yang menawar dengan harga tinggi, Rubaie belum mau melepaskan tali gantung miliknya tersebut di harga US$ 7 juta.

Lelang tali gantung berharga fantastis tersebut ternyata memicu kecaman dari berbagai kelompok hak asasi manusia. Seorang aktivis, Ahmeed Saheed, mengatakan kepada Al-Araby-Al-Jadeed bahwa hasil lelang tali gantung tersebut seharusnya diberikan kepada kas negara Irak.

tali gantung via Shutterstock

 

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.