Duh! Selain Bikin Galau, Ternyata Patah Hati Juga Bisa Memicu Beberapa Penyakit Serius

  • Share

NGONOO.com – Buat bro n sest yang lagi ngerasain patah hati, sepertinya mesti harus berhati-hati ni. Karena sebuah penelitian menunjukkan dampak serius pada orang yang patah hati maupun putus cinta. Kira-kira apa aja ya dampaknya?

Jadi gini gaes, kasus kematian akibat patah hati secara langsung memang jarang ditemui, namun menurut Profesor Psikologi asal UC Davis, Karen Bales mengungkapkan patah hati bisa menyebabkan beberapa gejala serius terhadap kesehatan. Gejala-gejala tersebut diantaranya menyebabkan detak jantung meningkat, aritmia, kecemasan dan fungsi jantung menurun. Profesor Karen Bales menyebutnya dengan sindrom patah hati.

“Gejala sindrom patah hati sangat rentan karena menyerupai serangan jantung. Beberapa kasus bahkan mengalami sesak napas, angina atau nyeri dada, sirkulasi darah yang buruk, aritmia (irama jantung yang tidak teratur) dan detak jantung yang cepat karena patah hati,” katanya.

shutterstock_223323457patah hati via Shutterstock

Beberapa studi sebelumnya juga telah meneliti efek dari sindrom patah hati. Salah satunya adalah studi yang dilakukan di Minneapolis. Penelitian tersebut menemukan bahwa patah hati menyebabkan masalah serius kesehatan, termasuk Alzheimer, kanker stadium lanjut, dan pendarahan otak.

Selain hal-hal tersebut, Dokter dari Mayo Clinic juga sempat terkejut saat melihat elektrokardiogram yang dipasang pada seorang yang sedang patah hati. Mereka menemukan seperti ada pembekuan jantung saat pada orang tersebut. Tapi tenang gaes, gejala pembekuan jantung tersebut dapat mereda dalam beberapa hari atau beberapa minggu minggu.

Nah, selain dapat memicu beberapa penyakit serius, menurut studi lain di American Journal of Medicine, sindrom patah hati menyebabkan guncangan emosional lainnya yang dapat memicu kecelakaan dalam berkendara, tindakan kriminal maupun hal-hal nekat lainnya. Duh ternyata serem juga ya gaes dampak-dampak dari patah hati 😮

Patah hati sih boleh aja gaes, tapi seperlunya aja dan ingat jangan lama-lama! Mesti cepet-cepet move on atau cari kegiatan positif lainnya biar ga beresiko terkena penyakit-penyakit serius dan terlalu lama terlarut dalam luka yang dalam. *tsaaah~

Sakit hati via Shutterstock

 

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.