‘Sitting Rising Test’ Gerakan Sederhana Untuk Memprediksi Umur

  • Share

NGONOO.com – Hae bro n sest! Hari libur emang pas banget ya kalo digunain buat olahraga. Apalagi olahraga barengan sama temen-temen, keluarga dan pacar (kalo yang punya pacar aja sih :p). Ga usah olahraga yang berat-berat deh, sekedar joging, berenang, atau sekedar gerakan-gerakan latihan sederhana seperti push up dan sit up aja udah cukup untuk membuat badan terasa lebih segar dan sehat.

Ngomong-ngomong soal gerakan latihan, ternyata ada lho gaes sebuah gerakan sederhana yang bisa digunakan untuk memprediksi kematian! Hii kok serem ya? Tenang gaes, yang dimaksud dengan memprediksi kematian bukanlah tanggal berapa atau hari apa orang tersebut akan mati, tapi lebih kepada kondisi kesehatan yang dialami, diindikasi dari kekuatan otot ketika melakukan gerakan ini.

Gerakan tersebut bernama `Sitting Rising Test` atau SRT. Gerakan tersebut dikenalkan oleh sekelompok dokter dari Gama Filho University di Brasil. Gerakan SRT sangatlah sederhana, hanya berdiri-duduk bersila-berdiri. Tapi jangan salah gaes, latihan sederhana dapat mengukur fleksibilitas dan kekuatan para pasiennya yang berumur 51-80 tahun. Menurut para dokter dari Gama Filho University , latihan ini tidak disarankan untuk penderita Arthritis.

sitting rise testimage via dailymail

Nah misal bro n sest mau nyobain, boleh kok. Caranya gampang, yang pertama pakai baju yang nyaman, ga usah pake sepatu, dan tempat untuk melakukan latihan (kalo bisa berada di tengah ruangan, yang ga ada sandarannya). Kalo udah siap, duduk bersila tanpa bersandar, berdiri lagi tanpa menggunakan tangan, biarkan lutut dan lengan yang bekerja untuk mendorong diri badan ke atas. Satu lagi saran dari para dokter dari Gama Filho University tadi, latihan ini lebih baik lagi kalo di depan cermin biar bisa tau apakah badan bergetar saat melakukan gerakan tersebut.

Sambil melakukan gerakan ini buat juga penilaian, kalo kamu mampu berdiri tanpa gemetar, poin yang kamu terima adalah 10. Tapi kalo gemetar, bro n sest harus menguranginya 1 poin. Satu kali latihan, gerakan diulang 12-14 kali. Setelah itu hitunglah skor akhir kamu gaes. Kalo hasil akhirnya minus, tandanya presentase alami kematian dini sangatlah besar. Oleh karena itu mulailah untuk menjaga kesehatan dan rajin olahraga 🙂

olahraga via Shutterstock

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.