10 Mitos Yang Masih Terngiang Di Telingamu Hingga Saat Ini

  • Share

NGONOO.com – Mitos, Kepercayaan yang belum ada penelitiannya tapi sudah diyakini kebenaranya. Banyak orang tua terdahulu meyakini hal-hal yang belum jelas kebenarannya. Nah, kali ini kita akan membahas perihal yang tidak jauh dari kepercayaan orang tua terdahulu. 10 Mitos Yang Masih Terngiang Di Telingamu Hingga Saat Ini, mungkin artikel ini bisa membantu untuk meluruskan pemikiran anda. Selamat Membaca 😀

1. Minum Air Es Bisa Menggemukan

via okezone.com
via okezone.com

Banyak orang yang percaya bahwa minum air dingin bisa menggemukan, karena membekukan lapisan lemak di perut. Yang tidak diketahui (tidak dipedulikan) banyak orang adalah air dingin yang diminum justru akan dihangatkan hingga sesuai dengan suhu tubuh, sehingga tidak mungkin membekukan lapisan lemak. Karena itu, selama yang anda minum adalah air bening dan bukan minuman yang manis atau berkalori tinggi, maka anda tidak perlu khawatir berat badan anda akan bertambah.

Dari pernyataan diatas muncul pertanyaan. Apakah minum air dingin bisa menguruskan badan.?? Jawabanya, tidak seampuh olahraga teratur serta pola makan sehat.

2. Sayur Bayam Akan Beracun Setelah Dipanaskan Dua Kali

via tersedap.blogspot.com
via tersedap.blogspot.com

Awalnya, kepercayaan ini timbul karena bayam adalah sayuran yang kaya akan nitrat, dan katanya pemanasan yang terlalu sering akan mengubah senyawa nitrat menjadi zat penyebab kanker. Namun, nitrat merupakan senyawa yang stabil sehingga tidak mungkin berubah akibat pemanasan. Selain itu, pengujian terhadap manusia menunjukkan bahwa mengkonsumsi sayuran kaya nitrat tidak menyebabkan kanker dan penyakit mengerikan lainya. Meskipun begitu, hal untuk memanaskan sayur hingga dua kali tidak dianjurkan, kerana proses pemanasan dapat mengurangi kandungan vitamin di dalam bayam.

3. Mie Instan Mengandung Lilin

via feed.id
via feed.id

Banyak orang yang percaya bahwa mie instan mengandung lapisan lilin untuk membuatnya lebih tahan lama. Tetapi, tidak ditemukan pemakaian lilin dalam langkah-langkah pembuatan mie instan, yang ada hanyalah penggorengan hingga kering (deep fried). Karena itu, mie instan mengandung lilin hanya mitos belaka. Namun, penggorengan ini tetap saja membuat mie instan kaya lemak jenuh sehingga tidak baik dikonsumsi secara berlebihan.

4. Makan MSG Berlebih Dapat Merusak Otak

via anjrahuniversity.com
via anjrahuniversity.com

Mungkin anda sudah bosan mendapat kabar ini. Tunggu sampai anda membaca apa yang akan ditulis. hehe

Penelitian yang membuktikan kerusakan otak akibat MSG memiliki beberapa kelemahan, yakni menggunakan Subjek Tikus atau primata selain manusia, dalam dosis tinggi yang tidak mungkin terjadi pada manusia, dan MSG diberikan dengan cara disuntikan, bukan dikonsumsi dari makanan. Sejauh ini, belum ada penelitian yang membuktikan efek berbahaya MSG terhadap Otak. Dan berbagai badan kesehatan diseluruh dunia sepakat, MSG aman dikonsumsi selama tidak berlebihan.

5. Makan Jeruk Setelah Minum Susu Menyebabkan Diare

via cidahu.com
via cidahu.com

Isu ini muncul karena sifat khas susu, menggumpal ketika bertemu dengan asam (seperti asam dalam jeruk). Meskipun begitu, hal ini tidak berbahaya dan tidak mengurangi manfaat dari susu, sehingga hal ini hanyalah mitos belaka. Bila tetap terkena diare setelah minum susu (tanpa jeruk), mungkin anda mengalami Intoleransi Laktosa.

Intoleransi Laktosa adalah ketidakmampuan tubuh untuk mencerna laktosa (Karbohidrat khas dalam susu). Laktosa yang tidak tercerna ini kemudian digunakan oleh bakteri susu sebagai sumber energi. Hasilnya adalah gejala mual-mual dan diare setelah mengonsumsi susu. Untungnya gejala ini bisa di tanggulangi denga melatih toleransi dalam tubuh terhadap laktosa. Caranya, minumlah susu sedikit demi sedikit hingga tubuh anda terbiasa.

6. Makan Telur Bisa Menyebabkan Bisul

via tradisioanal-obat.blogspot.com
via tradisioanal-obat.blogspot.com

Dari pencarian yang telah dilakukan, gejala alergi putih telur berupa sakit kepala, mual dan ruam-ruam kemerahan di kulit, bukan bisul-bisul. Selain itu, tidak ditemukan penelitian yang menghubungkan bisul-bisul dengan mengkonsumsi telur, sehingga telur menyebabkan bisul adalah mitos belaka.

Bisul sebenarnya adalah peradangan kulit yang terlokalisasi. Nanah yang muncul adalah hasil pertempuran antara sel darah putih dengan bakteri penyebab bisul. Tidak ada hubunganya langsung antara bisul dengan konsumsi telur. Dan dibandingkan telur, pori-pori yang tersumbat (akibat keringat mengering) atau masuknya benda asing ke dalam kulit lebih mungkin menyebabkan bisul.

7. Tidak Boleh Mandi atau Keramas Saat Datang Bulan

via nyata.co.id
via nyata.co.id

Tidak boleh mandi? Nanti bau dong? Tidak ditemukan efek negatif dari mandi atau keramas saat menstruasi kok. Bahkan, mandi atau keramas dengan air hangat bisa memberikan efek relaks dan mengurangi kram saat datang bulan.

8. Ketimun Menyebabkan Keputihan

via reps-id.com
via reps-id.com

Takut makan ketimun karena menyebabkan basah atau keputihan? Jangan khawatir. Tidak ditemukan studi yang menghubungkan antara ketimun dengan miss Vi. Selain itu, selama cairan yang keluar dari miss Vi berwarna bening atau putih susu, serta tidak berbau tak sedap, sebenarnya miss Vi Anda sehat kok. Secara alami, produksi cairan pada miss Vi akan meningkat pada waktu tertentu, seperti saat ovulasi atau menyusui. Waspadai bila cairan miss Vi mulai berbau tidak sedap,berubah warna dan disertai gatal-gatal pada miss Vi. Itu artinya tengah terjadi infeksi di daerah kewanitaan Anda.

9. Pijat Setelah Olahraga Menghambat Pembentukan Otot

via geulis3.wordpress.com
via geulis3.wordpress.com

Sering mendengar personal trainer  Anda membicarakan ini? Ternyata pijat setelah olahraga bisa membantu pembentukan otot lho. Penelitian tahun 2012 menemukan, pijat ringan setelah olahraga dapat mengurangi respons peradangan yang berkontribusi menyebabkan pegal-pegal. Selain itu, otot yang dipijat akan menjadi lebih kuat dan lebih efisien dalam menggunakan sumber energi.

10. Asalkan Belum Lima Menit, Makanan yang Jatuh Masih Bisa Dimakan

via asistenvirtual02.wordpress.com
via asistenvirtual02.wordpress.com

Menarik untuk diamati bahwa versi “internasional” dari kepercayaan ini adalah lima detik, bukan lima menit. Namun, sayangnya ini hanya mitos. Bakteri akan langsung menempel pada makanan yang jatuh ke lantai saat itu juga, tak perlu sampai lima detik, apalagi sampai lima menit, seperti dibuktikan oleh peneliti dari Clemson University yang mengolesi ubin dengan bakteri penyebab tipus lalu menjatuhkan potongan roti dan sosis di atasnya. Mereka menemukan, bukan hanya kuman penyebab tipus saja yang bisa bertahan dipermukaan ubin hingga 28 hari, namun terdapat bakteri yang menempel di potongan makanan yang sudah jatuh tersebut. Sudah jatuh? Lebih baik buang saja. Kesehatanmu lebih berharga dibandingkan permen atau roti, bukan?

Sekian dulu gaes, mitos-mitos yang lainya akan kita bahas di episode berikutnya.

 

Gambar: Story Myth Legend via Shutterstock

via Nutrifood Research Center

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.