4 Kekalahan Terburuk Pep Guardiola Bersama Bayern Munchen

  • Share
Pep Guardiola
Pep Guardiola

NGONOO.com – Pep Guardiola adalah salah satu pelatih jenius yang pernah ada dimuka bumi ini. Kejeniusan pria Spanyol tersebut terlihat kala ia membawa Barcelona menjadi raja di Eropa empat tahun lalu. Sudah dua musim ia mengarsiteki Bayern Munchen dan mempersembahkan beberapa gelar di kompetisi domestik.

Namun dibalik kegemilangan Pep sebagai pelatih Munchen dalam satu musim terakhir, ternyata mantan gelandang Barca tersebut pernah mengalami kekalahan yang terbilang buruk bersama tim raksasa dari Jerman tersebut dengan margin gol tiga. Berikut 4 kekalahan terburuk Pep Guardiola bersama Bayern Munchen.

Pep Guardiola
Pep Guardiola

1. Kalah 0-3 dari Borussia Dortmund di Bundesliga tahun 2014

Bundesliga pekan 30 menjadi awal kekalahan yang diderita oleh Guardiola dan Munchen. Tiga gol dari Henrikh Mkhitaryan, Marco Reus, dan Jonas Hofmann membuat Dortmund meraih tiga poin di Allianz Arena.

Kemenangan tersebut membuat Dortmund tetap bertahan di posisi runner-up klasemen Liga Jerman pekan 30. Dortmund juga menjadi tim Bundesliga pertama yang bisa menaklukkan Bayern Munchen di kandang sejak Oktober 2012.

2. Kalah 0-4 dari Real Madrid di Liga Champions tahun 2014

Babak semifinal Liga Champions musim lalu menjadi kekalahan kedua Guardiola bersama Munchen dengan margin gol lebih dari tiga gol. Dua gol dari Ramos dan Ronaldo memupuskan impian sang juara bertahan musim sebelumnya di semifinal.

3. Kalah 4-1 dari Wolfsburg di Bundesliga tahun 2015

Diawal paruh kedua musim ini, lagi-lagi Guardiola menelan kekalahan dari lawannya. Kali ini tim kuat lainnya dari Bundesliga. Paruh kedua musim baru dimulai, Fc Hollywood harus menerima kekalahan pertamanya pada musim 2014-15 dari Wolfsburg.

4. Kalah 3-0 dari Barcelona di Liga Champions tahun 2015

Yang terakhir adalah kekalahan Guardiola dari mantan klubnya. Pada pertandingan Liga Champions leg pertama dini hari tadi, Guardiola yang datang kembali ke Camp Nou dengan berkostim yang berbeda harus takluk dengan skor 3-0. Guardiola harus merasakan keganasan Lionel Messi yang tidak lain adalah ‘mesin’ ciptaannya sendiri.

Jadi, sekalipun ia pelatih hebat atau jenius, akan ada masanya ia menerima sebuah kekalahan.

 

 

 

Gambar: Pep Guardiola via Shutterstock

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.