Pria Ini Ciptakan Pil Kentut Aroma Cokelat, Mawar dan Melati

NGONOO.com – Ngomong-ngomong soal kentut, yang terlintas di pikiran pastinya adalah baunya, hhe. Ya semua orang juga tau kalo kentut itu baunya emang  ga enak ya gaes. Oleh karena itu seorang pria asal Prancis mempunyai ide gila menciptakan sebuah penemuan unik, yakni pil yang dapat membuat bau kentut menjadi harum. Wihh, gimana jadinyaya gaes.

Ide pria bernama Christian Poincheval tersebut berawal dari seringnya ia mencium aroma kurang sedap dari kentut sehingga membuatnya merasa mual, bahkan hampir muntah.

Tekadnya untuk membuat pil ajaib agar kentut berbau wnagi tersebut kian kuat setelah apa yang dialaminya saat makan malam bersama para sahabatnya.
“Saat itu saya sedang makan malam bersama teman-teman. Setelah makan cukup banyak, kami kentut sehingga ruangan menjadi bau dan rasa-rasanya kami mau pingsan,” cerita Poincheval.

Christian-Poincheval penemu pil kentut wangi
Christian Poincheval penemu pil kentut wangi

Sang ilmuwan itu kemudian membuat pil yang terbuat dari bahan-bahan ramah lingkungan, seperti arang yang melewati proses tertentu (activated charcoal), adas, lithothamne (rumput laut), propolis, blueberry, juga kulit kakao untuk wangi cokelat. Pil buatan Poincheval diklaim tidak hanya dapat membuat kentut menjadi harum, tapi juga bisa membantu meringankan gangguan pencernaan.

Awalnya, sebelum ciptaannya dinilai cukup revolusioner dan menjadi populer, ia hanya mampu memproduksi pil kentut wangi dengan aroma bunga mawar atau melati. Namun, ia pun telah menciptakan aroma khusus, yakni cokelat, untuk edisi Natal. Satu toples pil kentut wangi buatannya yang berisi 60 butir dihargai 9.99 Euro atau sekitar Rp140 ribu.

“Banyak yang membeli karena mereka punya masalah dengan perut kembung. Ada juga yang membeli untuk dijadikan lucu-lucuan,” tambah Poincheval seraya tertawa.

Gimana, bro n sest tertarik buat nyobain pil buatan Poincheval ini biar kentutnya jadi wangi? 😀

gambar bau kentut via Shutterstock

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.