Review Pro Evolution Soccer 2016: Mengembalikan Seri Game Ke Statusnya Sebagai Legenda Game Sepakbola

  • Share

NGONOO.com – Halo gaes, udah nyobain atau minimal nonton video gameplay nya PES 2016 di Youtube? setelah beberapa seri game ini kalah bagus dengan seri Fifa, dan gagal di seri PES 2014, akhirnya Konami menemukan ramuan baru supaya game ini kembali ke jalan yang benar dan merebut pamornya kembali dari sang pesaing beratnya. Menggunakan Fox Engine untuk urusan grafis dan gameplay merupakan pilihan yang tepat, terbukti semenjak PES 2015 kemarin, game ini seolah menemukan kembali alurnya sebagai game sepakbola yang sempat merajai di genre sports. 

Tentunya banyak gamers yang berharap lebih untuk seri terbaru PES 2016 ini, pertanyaan klasik seperti “Bakalan ada fitur terbaru apalagi?” sampai pertanyaan “Udah ada bajakannya belum?” pasti memenuhi benak para gamers. Sayangnya, untuk urusan grafis tidak begitu banyak perubahan, cuma penyempurnaan dari PES 2015. Tapi kalau terakhir seri PES yang dimainkan itu PES 2011 ya bakalan takjub melihat grafis sekaligus bersungut2 dengan gameplay nya.

 

Selain itu, untuk detil seperti elemen di sebuah stadion yang mempertandingkan 2 kubu juga tampak lebih hidup. Dimulai dari wajah para pemain yang nampak lebih nyata, Stadion, rumput, lightning ( minus penjual asongan ala liga indonesia ) juga nampak lebih nyata.  Bahkan untuk urusan cinematic seperti highlight match, goal bahkan cinematic saat pemain masuk ke lapangan juga lebih hidup.

Ngomongin detil grafis yang memukau namun gameplay biasa aja juga percuma, di PES 2016 ini kalian bakal nemuin gerakan pemain yang lebih halus, baik saat menggocek bola, tackle ataupun saat melompat. menerima bola pun lebih smooth dan bervariasi, jadi lupakan bayangan gameplay Winning Eleven 3 ya gaes?!

Untuk dribbling lebih asoy, namun buat yang jago dribbling cuma ngandelin feint kayak di PES 2013 siap-siap gigit jari. karena kalau pengen jago dribbling seperti messi, jari-jari kalian dalam memainkan sticknya harus kayak ngobel Dinosaurus. Selain itu fitur Goal Keeper ID juga bakal merubah gaya permainan kalian, karena Konami bakal menambahkan personality yang berbeda-beda untuk tiap kiper dan berarti bakal ada beragam jenis gaya kiper yang bisa diharapkan untuk menjaga gawang kita supaya tidak kebobolan.

 

Fitur Dynamic Weather juga merupakan hal baru, pernah ingat masa-masa main game di rentalan dan pada otot2an cuma masalah pilihan cuaca? nah di PES 2016, cuaca bisa tiba-tiba berubah di tengah-tengah pertandingan. Selain gimmick seperti Goal Keeper ID dan Dynamic Weather, ada fitur  untuk bermacam-macam selebrasi juga, meskipun fitur ini sudah digunakan lama sama pesaingnya yaitu Fifa.

Tapi ingat, kalau game sepakbola itu dari 22 pemain, cuma ( minimal ) 1/2 player yang memainkan gamenya, sisanya cuma komputer, jadi AI ikut mengambil peran besar dalam bagus atau tidaknya sebuah game. Dan untungnya Konami sudah mengantisipasi hal ini dengan meningkatkan kemampuan AI nya, dan di seri terbaru ini, AI bakal mengeksplor gaya permainan kalian dan menerapkannya berdasar strategi yang kalian pakai. Selain itu, AI untuk tim lawan juga berkembang sama. Jadi lupakan gaya permainan yang sama dari menit ke menit, karena andai jari musuh kalian tidak mampu mengimbangi kelincahanmu, AI rekan tim lawan yang akan menghadapi.

Untuk Mode permainan masih menggunakan mode yang sudah ada di seri sebelumnya, dengan penambahan sistem leveling berdasar exp pemain di mode Myclub. Selain itu, adanya fitur trainer yang membantu untuk pemain yang jarang bertanding.

Dari sekian banyak perubahan di PES 2016, satu-satunya masalah yang masih menghadang dari seri PES adalah masalah lisensi. Namun hal itu terbantu dengan adanya fitur media importing untuk memudahkan player menyesuaikan jersey sesuai dengan klubnya. Selain itu, update roster secara Offline juga belum tersedia.

 

Overall, Konami makin serius untuk menggarap seri PES 2016 supaya bisa menyaingi seri Fifa yang semenjak pertengahan 2000 selalu menyaingi PES baik dari grafis maupun gameplay. Masih ingat buat sobat ngonoo yang sudah memainkan sejak era WE dan Fifa awal2 keluar, kalau WE lebih simpel, fun dan Fifa lebih realistis? Nah, di PES 2016 ini kalian akan menemukan kombinasi dari permainan yang lebih menyenangkan dengan grafis dan gameplay yang lebih nyata.  Mengingatkan pada esensi sebuah games yang hanya ditemui pada beberapa game AAA, bukan?

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.