4 Langkah Mudah Mengelola Gaji dengan Bijak

NGONOO.com – Biar nggak boros kita harus tau bagaimana caranya mengatur uang masuk dan uang keluar. Jangan sampai gaji yang kita dapatkan setiap bulan tidak bisa mencukupi kebutuhan. KarirDotcom bekerjasama dengan Kelly Service menghadirkan fitur Salary Benchmark, sehingga kita bisa membandingkan gaji sekarang dengan standar gaji di pasar kerja Indonesia.

Dahulukan investasi minimal 10% sebelum melakukan pengeluaran rutin lain, sehingga kita bisa mempersiapkan perencanaan keuangan dengan baik. Mungkin hal ini terlihat sulit, untuk mengatur investasi sekaligus pengeluaran bulanan. Padahal keduanya penting untuk aktivitas harian maupun untuk tabungan di masa depan. Jadi gimana caranya biar kedua pengeluaran ini bisa terpenuhi?

Yuk kita simak 4 langkah mudah mengelola gaji dengan bijak:

1. Membagi Pengeluaran Sesuai Kebutuhan

shutterstock_212604304

Kalau udah gajian, ini waktunya kita mengatur pengeluaran sesuai kebutuhan. Pengeluaran ini bisa dibagi menjadi pengeluaran harian, cicilan bulanan, pengeluaran untuk hiburan, dan investasi. Pembagian ini bertujuan agar kita bisa merencanakan keuangan sejak awal.

2. Membuat Komitmen

Buat Komitmen

Setelah membagi pengeluaran, kita bisa membuat komitmen untuk menabung. Dalam sebulan kita bisa mengalokasikan 10 persen pengeluaran untuk kebutuhan investasi di masa depan. Alokasi untuk investasi memang penting, agar kita bisa menabung secara rutin dengan jumlah yang sudah ditetapkan.

3. Pisahkan Rekening Tabungan

Pisahkan Rekening Tabungan

Kita bisa membuat dua tabungan, untuk menabung dan pengeluaran harian. Selain memiliki rekening untuk kebutuhan sehari-sehari, kita juga harus memiliki rekening untuk menabung. Sehingga ketika mendapatkan pemasukan, bisa memindahkan dana ke rekening yang sudah ditetapkan untuk investasi jangka panjang.

4. Pisahkan Pengeluaran Tidak Terduga

Pengeluaran Tak Terduga

Jangan lupa untuk memberi anggaran pengeluaran tidak terduga. Tentunya kita tidak ingin rencana keuangan berantakan karena keadaan darurat. Untuk itu, alokasikan juga pengeluaran tidak terduga untuk kondisi yang tidak diinginkan.

 

Gambar: Lagi Ngebayangin pengeluaran via Shutterstock

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.