Duh, 2060 Persediaan Air di Bumi Semakin Menipis

NGONOO.com – Air merupakan satu elemen penting dalam hidup manusia. Mungkin sekarang ini ketersediaan air di bumi dirasa masih cukup banyak bagi kehidupan sehari-hari. Tapi pernah ga bro n sest bayangin kalo suatu saat nanti air di bumi ini akan menipis atau bahkan habis? Wah serem juga ya gaes.

Ngomongin soal ketersediaan air, ternyata belum lama ini para ilmuwan National Academy of Sciences mengumumkan hasil penelitian terbaru soal ketersediaan kandungan air di Bumi lho gaes. Dan fakta temuan yang dibeberkan cukup mencengangkan. Diduga, umat manusia terancam akan kekurangan persediaan air pada tahun 2060. Duh 🙁

Para ilmuwan awalnya menemukan kekurangan kandungan air di beberapa titik wilayah bagian utara Bumi. Seharusnya, kandungan salju yang mencair di bagian utara Bumi turut serta berkontribusi untuk menambah kandungan air Bumi.

global warming
Dampak global warming, tumpukan salju berkurang dalam waktu satu tahun, dari 2014 ke 2015 (Nature World Report)

Namun, kenyataannya massa salju tersebut terus-menerus menyusut seiring berjalannya waktu. Bahkan, para ilmuwan mengungkap jumlah tumpukan salju mampu berkurang begitu cepat hanya dalam waktu satu tahun, dari periode 2014 sampai 2015. Jika hal ini terus menerus terjadi, maka dipastikan pada tahun 2060, Bumi akan kehabisan kuota air.

Padahal, terdapat sekitar 2 miliar manusia yang menghuni bagian utara Bumi. Akibatnya, pihak pengelola air harus berpikir mengakali keterbatasan kandungan air jika tumpukan salju sudah tidak ada lagi di Bumi. Persediaan air yang terbatas ini pun mempengaruhi beberapa area, mulai dari lahan pertanian di California, Amerika Serikat, sampai area konflik Timur Tengah seperti Suriah dan Irak.

Justin Mankin, penulis utama studi dari National Academy of Sciences dan ilmuwan dari Columbia University Earth Institute mengatakan bahwa pihak pengelola air di beberapa titik wilayah utara Bumi harus segera mengatur strategi terkait masalah serius ini.

“Mereka (para pengelola air) harus segera bertemu dan membuat kesepakatan bahwa mereka harus menemukan alternatif ketika mereka tak bisa memanfaatkan tumpukan salju yang mencair lagi. Ini adalah pembahasan jangka waktu panjang, harus didiskusikan dari sekarang,” ungkap Justin Mankin.

Dilanjutkan Mankin, penyebab dari habisnya tumpukan salju ini tak lain dan tak bukan adalah karena dampak pemanasan global. Nah untuk itu, para pemimpin dunia akan menjadwalkan pertemuan untuk membahas isu tersebut pada akhir bulan ini hingga Desember mendatang.

via Liputan6

gambar es di kutub utara via Shutterstock

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.