ASUS Zenfone Max Pro M2

Jamie Vardy Pecahkan Rekor yang Sudah Bertahan 12 Tahun Milik Van Nistelrooy

NGONOO.com – Walaupun gagal mempersembahkan kemenangan ke-5 di kandang, striker Leicester City, Jamie Vardy masih bisa tersenyum dengan torehan satu gol ke gawang Manchester United dini hari tadi. Satu gol tersebut amat sangat special karena Vardy akhirnya bisa memecahkan rekor milik Ruud van Nistelrooy yang telah bertahan 12 tahun.

Iyaa rekor selalu mencetak gol dalam 10 pertandingan secara beruntun milik legenda Manchester United tersebut akhirnya pecah dini hari tadi dimenit 24 setelah Vardy menerima umpan tarik dari Christian Fuchs. Kini striker timnas Inggris tersebut mencatatkan tinta emas di sejarah Premier League.

vardy 11

Empat tahun silam Vardy bukanlanlah siapa-siapa, ia hanya pemain dari klub Fleetwood Town yang berlaga di kast ketiga bermarkas di Stadion Internasional Gateshead yang hanya disaksikan oleh 768 orang. Sekarang Vardy tengah menikmati masa-masa keemasan sebagai pesepakbola.

Jamie Vardy tidak akan pernah memiliki uang atau medali seperti Wayne Rooney, tapi sekarang ia memiliki sesuatu yang jauh lebih baik daripada itu. Vardy bahkan baru merasakan debut bersama timnas Inggris bulan Mei 2015, setelah ia tampil luar biasa di tahun ini. Tulis salah satu media Inggris.

Setelah pecahnya rekor tersebut, ucapan selamatpun mengalir dari insan sepakbola dunia termasuk Ruud van Nistelrooy sendiri.

Ferdinand Garry RvN

Berikut catatan Jamie Vardy dalam 11 pertandinga terakhir yang dikutip Detik dari BBC.

 

29 Agustus: Bournemouth 1-1 Leicester (Posisi: 3)

Gol pertama Vardy hadir dari titik putih ketika dia dilanggar di kotak penalti dan mencetak gol d menit-menit akhir untuk mempertahankan start oke Leicester, tak terkalahkan di empat laga awal.

13 September: Leicester 3-2 Aston Villa (Posisi: 2)

Leicester tertinggal dua gol dari Villa dan mampu menyamakan skor jadi 2-2 lewat gol Vardy di menit ke-82

19 September: Stoke 2-2 Leicester (Posisi: 3)

Leicester kembali tertinggal dua gol lebih dulu sebelum tembakan Vardy menyamakan skor jadi 2-2.

26 September: Leicester 2-5 Arsenal (Posisi: 6)

Kekalahan pertama Leicester musim ini. Meski demikian Vardy mampu bikin dua gol, termasuk gol keduanya di menit ke-89.

3 Oktober: Norwich 1-2 Leicester (Posisi: 4)

Penalti Vardy di menit-menit akhir membuat Leicester menang 2-1 di mana Vardy pada laga itu memakai pelindung di tangan kanannya, usai ada dua tulang patah di pergelangan.

17 Oktober: Southampton 2-2 Leicester (Posisi: 5)

Lagi-lagi Leicester tertinggal dua gol lebih dulu sebelum dua golnya memaksa skor imbang 2-2, di mana satu gol dibuat di masa injury time.

24 Oktober: Leicester 1-0 Crystal Palace (Posisi: 5)

Gol Vardy dibuat dengan cara cantik saat dia melewati kiper Palace dan sambil dihadang pemain lawan, dia mampu menceploskan bola dari sudut sempit.

31 Oktober: West Brom 2-3 Leicester (Posisi: 3)

Jamie Vardy nyaris ditarik keluar karena cedera dan usai mendapat perawatan tim medis, dia kembali main dan cetak gol kemenangan timnya.

7 November: Leicester 2-1 Watford (Posisi: 3)

Gol penalti Vardy membuat Leicester unggul 2-0 dan itu didapat di tengah kondisinya yang cedera di bagian pangkal paha.

21 November: Newcastle 0-3 Leicester (Posisi: 1)

Vardy menyamai rekor gol di 10 laga beruntun milik Ruud van Nistelrooy. Dibarengi kekalahan Manchester City dan Arsenal, Leicester ke puncak klasemen.

28 November: Leicester 1-1 Manchester United (Posisi: 2)

Momen gemilang Vardy ketika dia mencatatkan gol di laga ke-11 secara beruntun. Sayangnya Leicester imbang 1-1 dan harus turun ke posisi kedua.

 

Setelah ini, mungkin Vardy akan tetap menjadi fenomenal. Hasil yang dia raih sekarang ini adalah buah dari latihan keras yang ia lakukan di sesi latihan. Yang dikhawatirkan sekarang adalah kondisi fisiknya, mampukah pemain berusia 28 tahun ini bertahan sepanjang musim 2015/2016? Godaan lain mungkin akan datang di jendela transfer musim dingin, dimana kebiasaan klub elit jika melihat pemain bersinar.

Rekor Selanjutnya?

Vardy saat ini tengah mengincar rekor milik Jimmy Dunne yang menurut catatan BBC berhasil mencetak gol dalam 12 laga beruntun musim 1931/1932 di Divisi Satu.