Arsip  

Ini Lho Teknologi yang Digunakan Para Anggota ISIS Untuk Berkomunikasi

NGONOO.com – Belakangan ini berita mengenai ISIS makin sering terdengar dan cukup meresahkan. Dan untuk mengantisipasi keresahan tersebut, belum lama ini aplikasi messenger Telegram telah memblokir puluhan kanal yang digunakan oleh ISIS untuk berkomunikasi.

Nah pastinya kita juga penasaran kan gaes, selain menggunakan Telegram kira-kira teknologi apa lagi yang digunakan oleh para anggota ISIS?

Dilansir dari Engadget, akademi militer West Point berhasil menemukan panduan keamanan operasi milik ISIS. Panduan ini akan menunjukkan pada para anggota ISIS layanan internet dan software apa saja yang seharusnya mereka gunakan.

Dan salah satu yang digunakan adalah Tor, yang memungkinkan penggunanya untuk berkomunikasi di internet secara anonim. Sementara sistem operasi yang disarankan untuk digunakan adalah Tails, sebuah sistem operasi yang, lagi-lagi, fokus pada privasi dan anonimitas penggunanya.

shutterstock_178028531
gambar Telegram via Twin Design / Shutterstock.com

Nah untuk layanan pengirim pesannya, anggota ISIS didorong untuk menggunakan layanan seperti Telegram, FireChat atau iMessage. ISIS menghindari penggunaan WhatsApp karena enkripsi aplikasi ini masih memiliki banyak celah. Anggota ISIS juga diminta untuk menggunakan ponsel yang aman seperti BlackPhone jika memungkinkan.

Para anggota ISIS juga diharuskan untuk menghindari semua aplikasi yang akan membocorkan lokasi mereka atau aplikasi seperti Dropbox yang memberikan izin pada pemerintah untuk mengakses cloud storage mereka.

Bocoran panduan ini juga menghilangkan beberapa rumor yang beredar mengenai teknologi yang digunakan ISIS. Seperti rumor yang berkembang beberapa waktu lalu yang menyebutkan anggota ISIS menggunakan PlayStation untuk berkomunikasi sebelum penyerangan di Paris. Dalam panduan ini, disebutkan bahwa PlayStation bukanlah alat yang digunakan untuk berkomunikasi.

Teknologi yang disebutkan dalam buku panduan tersebut mungkin sudah tak asing lagi bagi kita ya gaes. Teknologi yang digunakan ISIS tersebut kurang lebih sama dengan yang digunakan para aktivis HAM dan pihak lain yang berusaha untuk menghindari pelacakan pemerintah. Dan hal inilah yang memunculkan debat apakah layanan terenkripsi memang diperlukan.

via metrotvnews

gambar isis via GongTo / Shutterstock.com

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.