Denda Rp 500 Juta Menghantui Tim Peserta Piala Jendral Sudirman

Indonesian Championship Jenderal Sudirman via Kompas

NGONOO.com – Untuk lebih meningkatakan kualitas turnamen Piala Jendral Sudirman, Mahaka Sports and Entertainment selaku operator pertandingan kembali menambahkan regulasi baru. Peraturan terbaru yaitu mengenai tim yang melakukan Walk Out (WO).

Selain menambahkan penghargaan bagi suporter terbaik, Mahaka juga menambhakan peraturan baru untuk turnamen gagasan panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo tersebut. Regulasi terbarunya adalah mengenai tim yang melakukan WO ditengah pertandingan ataupun turnamen.

CEO Mahaka Sports and Entertainment, Hasani Abdulgani lagi-lagi berkaca kepada turnamen Piala Presiden yang dimana ia juga yang menjalankan turmanem terebut. Pada turnamen sebelumnya, Bonek FC melakukan Walk Out dari pertandingan karena tidak menerima keputusan wasit yang memimpin jalannya pertandingan.

Berkaca dari situ Hasani Abdulgani bakal melakukan denda seberas Rp 500 juta bagi tim yang melakukan WO. “Peraturan ini sudah kami beri tahu kepada klub-klub peserta Piala Jenderal Sudirman. Dengan aturan ini, saya berharap tidak ada tim yang mundur,” kata Pak Hasani seperti dikutip dari Kompas.

hasani abdulgani lipuan 6
hasani abdulgani lipuan 6

Selain peraturan di atas, ada regulasi lainnya yaitu soal protes terhadap wasit dan asistennya. Untuk protes terhadap wasit hanya pelatih yang diperbolehkan melakukannya, selain itu maka akan diberlakukan denda sebesar Rp 5 juta per aksi.

“Selain pelatih tidak ada yang boleh protes terhadap wasit atau asisten wasit,”

Bagaimana menurut kamu dengan peraturan yang diberlakukan oleh pihak operator?

Kami mah selalu berharap agar klub-klub sepakbola di Indonesia menjadi lebih profesional dan para suporternya itu tambah dewasa.

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.