Ternyata Ada Karakter Asal indonesia Yang Lebih Dulu Tampil di Star Wars

  • Share

Tidak banyak orang tahu ternyata ada karakter asli indonesia yang lebih dulu tampil di Star Wars lebih dulu dari Iko Uwais, Yayan Ruhian dan Cecep Rahman. Namun keberadaanya jarang sekali orang tahu. Dia adalah pemeran Chewbacca atau Chewie.

Chewbacca dijuluki “Chewie”, adalah karakter fiksi dalam Star Wars. Dia adalah Wookiee, tinggi, biped berbulu dan spesies cerdas dari planet Kashyyyk. Chewbacca adalah teman setia Han Solo, dan berfungsi sebagai co-pilot.

Sadar atau tidak Chewbacca adalah sosok yang diperankan oleh Gendruwo. Sosok hantu asli indonesia. Genderuwo adalah mitos Jawatentang sejenis bangsa jin atau makhluk halus yang berwujud manusia mirip kerayang bertubuh besar dan kekar dengan warna kulit hitam kemerahan, tubuhnya ditutupi rambut lebat yang tumbuh di sekujur tubuh. Genderuwa dikenal paling banyak dalam masyarakat di Pulau Jawa,

Habitat hunian kegemarannya adalah batuberair, bangunan tua, pohon besar yang teduh atau sudut-sudut yang lembap sepi dan gelap. Menurut mitos, pusat domisili makhluk ini dipercaya berada di daerah hutan seperti Hutan Jati Cagar Alam Danalaya, kecamatan Slogohimo, sekitar 60 km di sebelah timur Wonogiri, dan di wilayah Lemah Putih, Purwosari, Girimulyo di Kulon Progo, sekitar 60 km ke baratYogyakarta.

Genderuwo wikipedia
Genderuwo wikipedia

Istilah genderuwa yang sebenarnya diduga berasal dari bahasa Kawi gandharwayang berakar dari bahasa Sanskerta gandharva. Gandharwa dalam kepercayaanHindu dan Buddha (yang merupakan kepercayaan dominan di zaman kerajaan Hindu Buddha di nusantara) digambarkan sebagai makhluk berwujud manusia berjenis kelamin pria yang tinggal di kahyangan.

Mitos genderuwa sebagai makhluk astral sendiri diduga berakar dari mitos kunoPersia gandarewa. Dalam mitos Persia, gandarewa adalah siluman air Persia yang terus-menerus mencoba untuk memakan hal-hal baik yang tercipta dalam mitos penciptaan Persia dan akhirnya akan dikalahkan oleh pahlawan Keresaspa.

Genderuwa dipercaya dapat berkomunikasi dan melakukan kontak langsung dengan manusia. Berbagai legenda menyebutkan bahwa genderuwa dapat mengubah penampakan dirinya mengikuti wujud fisik seorang manusia untuk menggoda sesama manusia.

Genderuwa dipercaya sebagai sosok makhluk yang iseng dan cabul, karena kegemarannya menggoda manusia terutama kaum perempuan dan anak-anak. Genderuwa kadang senang menepuk pantat perempuan, mengelus tubuhperempuan ketika sedang tidur, bahkan sampai memindahkan pakaian dalamperempuan ke orang lain.

Kadang genderuwa muncul dalam wujud makhluk kecil berbulu yang bisa tumbuh membesar dalam sekejap, genderuwa juga gemar melempari rumah orang dengan batu kerikil di malam hari. [1] Salah satu kegemaran genderuwa yang paling utama adalah menggoda istri-istri kesepian yang ditinggal suami atau para janda, bahkan kadang genderuwa bisa sampai melakukan hubungan seksual dengan mereka. Dipercaya bahwa benih daripada genderuwa dapat menyebabkan seorang wanita menjadi hamil dan memiliki keturunan dari genderuwa.

Menurut legenda, genderuwa memiliki kemampuan gendam untuk menarik wanita agar mau bersetubuh dengannya. Kemampuan hubungan seks genderuwa juga diyakini amat luar biasa, sehingga wanita-wanita korban pencabulannya seringkali merasakan puas dan nikmat yang luar biasa apabila berhubungan badan dengan genderuwa.

Namun biasanya wanita korban yang disetubuhi oleh genderuwa tidak akan sadar sedang bersetubuh dengan genderuwo karena genderuwo akan menyamar sebagai suami atau kekasih korban dalam melakukan hubungan seks. Disebutkan pula kalau genderuwa memiliki libido dan gairah seksual yang besar dan jauh di atas manusia, sehingga ia amat mudah terangsang melihat kemolekan perempuan dan membuatnya menjadi makhluk yang senang menggoda perempuan.

Ada legenda menyatakan genderuwa kadang senang bersemayam di dalam rahimperempuan. Perempuan yang rahimnya disemayami oleh genderuwa akan memiliki gairah seks yang tinggi dan tak mampu menahan gairahnya. Si perempuan akan senang melakukan hubungan intim. Apabila pasangan si perempuan tak mampu mengimbangi gairahnya, maka si perempuan takkan segan mencari pasangan lain. Hal ini terjadi karena gairah si wanita dikendalikan oleh genderuwa, apabila si wanita melakukan hubungan intim, maka si genderuwa yang bersemayam di rahimnya juga akan merasakan nikmat dari hubungan intim yang dilakukan wanita tersebut.

Dalam kepercayaan Jawa, tidak semua genderuwa bersifat jahat, ada pula genderuwa yang bersifat baik. Genderuwa yang bersifat baik ini dipercaya biasanya menampakkan wujudnya sebagai seorang kakek tua berjubah putih yang kelihatan amat berwibawa. Genderuwa yang baik tidak bersifat cabul seperti saudara sebangsanya yang bersifat jahat, genderuwa yang baik seringkali membantu manusia seperti menjaga tempat gaib atau rumah dari orang yang berniat tidak baik, bahkan perampok. Pernah juga terdengar bahwa genderuwa yang bersifat baik kadang-kadang membantu menyunat anak-anak dari keluarga tidak mampu yang saleh beribadah.

Asal-usul genderuwa dipercaya berasal dari arwah orang yang meninggal secara tidak sempurna, bisa akibat bunuh diri, penguburan yang tidak sempurna ataupunkecelakaan sehingga arwah orang tersebut merasa penasaran dan belum mau menerima kematiannya. Genderuwa tidak dapat dilihat oleh orang biasa tapi pada saat tertentu dia dapat menampakkan dirinya bila merasa terganggu. Dipercaya bahwa tidak semua genderuwa jahat, karena ada pula yang baik dan sikap mereka tergantung bagaimana manusia bersikap, apakah mau berteman atau bermusuhandengan genderuwa tersebut.

Mitos genderuwa telah banyak digunakan dalam banyak media hiburan, terutama dalam cerita fiksi horor dan film horor dari Indonesia maupun di Malaysia di mana komunitas Jawanya masih mempraktekkan kepercayaan dan budaya Jawa. Mitos genderuwo pernah diangkat ke kisah drama di layar lebar dalam film Gondoruwo(1981) yang disutradarai Ratno Timoer.

Mitos genderuwo juga banyak diangkat menjadi cerita fiksi hiburan di era 1990-an, seperti komik roman mistis bersambung “Si Denok” yang dimuat di harian Suara Merdeka tahun 1990-an di Indonesia. Film horor Genderuwo yang dirilis tahun 2007di Indonesia juga meminjam banyak unsur cerita dari mitos genderuwa.

Di Indonesia pada dekade 90-an sempat tenar figur “Tebo Si Manusia Misterius” yang diorbitkan oleh grup hiburan keliling “Wahana Misteri“. Tebo lahir di Jember,Jawa Timur pada tahun 1970, yang menarik dari tokoh ini adalah bahwa dia dilahirkan dengan ciri fisik abnormal dimana bulu tumbuh di sekujur tubuhnya dan juga ukuran tubuhnya yang amat besar. Oleh karena inilah Tebo diberitakan oleh masyarakat sebagai hasil kawin silang antara manusia dengan genderuwo, berita ini disajikan oleh pihak Wahana Misteri dengan mengemas pertunjukan Tebo dengan kisah mistis yang cukup menarik sebagai asal usulnya.

Dalam konteks internasional, versi Persianya, yaitu gandarewa telah dipinjam ke dalam permainan video RPG / permainan peran Final Fantasy X asal Jepang tahun2001. Dalam permainan video ini gandarewa adalah salah satu dari banyak makhlukmonster musuh yang mempunyai kekuatan magis.

Genderuwo juga muncul sebagai salah satu musuh yang bisa ditemukan dalam permainan video buatan Indonesia, Dreadout

Dalam serial HBO Asia, Halfworlds, aktor Reza Rahadian berperan sebagai Tony, demit Genderuwo. Untuk menyesuaikan dengan gambaran Genderuwo yang berbulu, Tony memakai kostum jaket dengan bulu di sekitar lehernya. dikutip dari wikipedia,

InstaSave__ecvVSCh05

Sungguh keren bukan Gendruwo itu, sehingga gak heran jika dia masuk dalam karakter Star Wars. Penampakannya pun dibuat seperti aslinya dengan bulu bulu. Sehingga bagi kami tidak terlalu kaget ketika pada akhirnya mereka tertarik juga dengan Iko Uwais, Yayan Ruhian dan Cecep Rahman walau munkin hanya tampil 10 menitan. Terus siapa lagi aktor asal indonesia yang akan dijadikan sebagai promogi film hollywood ? sebenarnya Masyarakat indonesia sendiri punya pudaya yang tidak bangga dengan apresiasi semacam itu.

Masyarakat indonesia kalau mau dijadikan market harusnya ditarik dengan cara menampilkan adegan film tersebut di Indonesia. Atau mungkin karakter film menggunakan berbau indonesia. Karena kita kebanyakan lebih bangga liat bule pake batik, Paris Hilton ke Bali atau Mark Zuckerberg datang ke Borobudur dari pada ‘Brush With Danger’, Film Hollywood Karya Sutradara Asal Indonesia, 7 Animator Asal Indonesia Yang Kini Mendunia.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.