ASUS Zenfone Max Pro M2

Produk-Produk Asli Indonesia yang Dikira Buatan Luar Negeri

Noviana Ayu | Hiburan | 18 Dec, 2015

NGONOO.com – Setiap akan membeli suatu barang, salah satu hal yang menjadi pertimbangan dan perhatian bro n sest pastinya adalah merk barang tersebut. Karena biasanya nih gaes, semakin bagus dan terkenal merk barang tersebut maka harga dan kualitasnya pun semakin tinggi juga. Dan kebanyakan orang menganggap bahwa brand yang memiliki kualitas bagus adalah produk buatan luar negeri.

Tapi jangan salah gaes, produk-produk Indonesia ternyata banyak juga yang kualitasnya setara dengan produk-produk luar negeri lho. Bahkan saking okenya, baik dari segi dari nama, harga, maupun kualitasnya ga heran kalo banyak bro n sest yang mengira produk lokal yang sering kita temui sehari-hari adalah produk buatan luar negeri.

Penasaran, merk lokal Indonesia apa aja yang sering dikira buatan luar negeri, yuk langsung aja kita simak satu persatu biar kita juga makin cintak sama produk-produk Indonesia 😀

1. Polygon

polygon

via polygonbikes.com

Merk sepeda Polygon pastinya udah ga asing lagi di telinga ya gaes. Nah ternyata sepeda yang namanya sudah mendunia ini buatan PT Insera Sena di Indonesia lho. Polygon diproduksi pertama kali pada tahun 1989 di pabriknya yang terletak di Sidoarjo, Desa Wadungasih, Bunduran Jawa Timur. Produk sepeda polygon yang terdiri dari Mountain Bike, Racing Bike, City Bike, BMX, Junior & Kids Bike ini udah diekspor setidaknya ke 30 negara di dunia.

2. Tomkins

tomkins

via tomkins.id

Merk sepatu yang sekilas seperti merk buatan luar negeri ini ternyata juga buatan Indonesia gaes, yaitu produk dari PT. Primarindo Asia Infrastructure, Tbk, Bandung. Kualitas sepatu Tomkins pun ga kalah kece dibandingin sepatu produk luar.

3. Bodypack, Eiger, Export, Neosack

eiger

Bisa dibilang merk-merk tas tersebut lah yang merajai pasar tas di Indonesia. Produk tersebut ada di bawah perusahaan B&B Incorporations (B&B Inc.) yang berbasis di Bandung, pemiliknya adalah Rony Lukito asli orang Indonesia.

4. Lea Jeans

lea

via twitter.com/leajeans

Dari mulai logo sampai iklannya banyak menggunakan model-model luar negeri membuat Lea terkesan sebagai produk asli Amerika yang memang terkenal sebagai pusat industri jeans terbaik. Namun pada kenyataannya, kualitas Lea sebagai produk asli Indonesia mampu bersaing dengan produk jeans dari luar negeri.

5. The Executive

the executive

via wolipop

Bro n sest yang seing ngemall, pasti sering banget liat gerai baju The Executive yang menyediakan baju resmi ala kantoran dan berbagai apparelnya. Nah The Executive ini ternyata juga produk Indonesia di bawah perusahaan PT. Delami Garment Industries.

6. Buccheri

buccheri

via buccheri.com

Kalo liat dari namanya, Buccheri sekilas terdengar seperti merk asal eropa. Tapi kenyataannya Buccheri diproduksi oleh PT. Vigano Cipta Perdana asal Indonesia. Produk-produk dari Buccheri adalah Sepatu dan Tas Kulit yang sudah mulai diproduksi sejak tahun 1980.

7. Edward Forrer

Edward-Forrer

Satu lagi produk sepatu dan tas yang dikira merk luar adalah Edward Forrer gaes. Perusahaan ini dinamakan sesuai nama pendirinya, Edward Forrer, atau lebih sering disapa Edo. Dimulai dengan memproduksi sepatu pada tahun 1989 di Bandung, kini Edward Forrer memiliki lebih dari 50 gerai di Indonesia, Australia, Malaysia, dan Hawaii. Edward Forrer memiliki kantor pusat di jalan Veteran No. 44 Bandung, Jawa Barat.

8. Polytron 

polytron-bisnis

Kalo biasanya pasar elektronik didominasi oleh produk asal Jepang dan Korea, maka Indonesia punya produsen alat elektronik yang ga kalah saing, yaitu Polytron. Perusahaan yang mempunyai pabrik di Kudus dan Semarang ini sejak tahun 1970-an sudah menghasilkan produk-produk elektronik yang berkualitas.

9. CFC

cfc

via wikipedia

Walaupun namanya CFC alias California Fried Chicken namun brand waralaba makanan cepat saji ini sama sekali ga ada hubungannya sama Amerika gaes.  Perusahaan ini merupakan perusahaan murni asal Indonesia. Awalnya, perusahaan ini bernama California Pioneer Chicken. Namun sejak tahun 1988, namanya diganti menjadi California Fried Chicken hingga sekarang. Restoran ini dikelola oleh PT Pioneerindo Gourmet Tbk, yang berhasil menyajikan olahan makanan siap saji yang sebanding dengan produk makanan siap saji dari luar.

10. J.CO Donuts and Coffee

Bisnis-J-Co-Donut-Coffee

Salah satu tempat nongkrong anak heits ini dibuka pertama kali pada tahun 2005. Perusahaan yang dimiki oleh Johhny Andrean ini telah mengembangkan usahanya di berbagai daerah di Indonesia. Dengan mengandalkan racikan donat dan kopi berkualitas internasional, perusahaan lokal dengan cita rasa internasional ini terus berkembang. J.CO bahkan telah ada di berbagai Negara di Asia seperti Malaysia, Singapura, Philipina, sampai China lho gaes.