ads

3 Aplikasi Kelas Virtual Untuk Guru dan Murid

Yus Yulianto | Android | 19 May, 2017

Saat ini, kelas virtual mulai digemari dan banyak digunakan oleh sekolah-sekolah di Amerika. Namun jangan salah, kelas virtual ini hanyalah sebagai pendamping saja. Guru dan murid tetap diharuskan untuk bertatap muka dan bertemu secara langsung di kelas.

Aplikasi kelas virtual akan mempermudah baik guru dan muridnya untuk saling berinteraksi ketika jam sekolah telah selesai. Mulai dari bertanya masalah tugas, menyerahkan tugas, sampai dengan memeriksa tugas-tugas dari siswanya. Semua bisa dilakukan di aplikasi kelas virtual.

Berikut ini adalah 3 aplikasi kelas virtual yang saat ini banyak digunakan.

Google Classroom

Google adalah salah satu perusahaan teknologi yang peduli dengan dunia pendidikan. Buktinya, Google banyak sekalii membuat event dan aplikasi untuk dunia pendidikan.

Salah satu aplikasi andalan Google untuk dunia pendidikan adalah Google Classroom atau Google Kelas. Google kelas adalah layanan gratis dari Google untuk sekolah, lembaga non-profit, ataupun pengajar.

Dengan menggunakan Google Kelas, guru bisa memberikan dan memeriksa tugas-tugas muridnya. Guru juga bisa langsung memberikan nilai dari aplikasi ini. Sehingga seluruh siswanya nanti bisa melihat nilai masing-masing melalui Google Kelas.

Aplikasi Google Kelas sangat berguna baik untuk guru maupun murid. Terutama untuk kegiatan belajar mengajar diluar jam sekolah. Selain bisa digunakan oleh guru, juga bisa digunakan oleh pengajar private atau les.

Jadi jika sedang tidak bisa melakukan pengajaran secara langsung, guru atau pengajar bisa memberikan pengumuman dan tugas melalui Google kelas.

Melalui halaman aplikasinya di Google Play, Google menuliskan bahwa Google Kelas tidak berisi iklan, dan tidak menggunakan data-data guru dan murid untuk tujuan iklan. Dan tentu saja, gratis.

ClassDojo

ClassDojo di desain agar kelas virtual ini menjadi aplikasi pembelajaran yang menyenangkan agar murid mau belajar dengan giat. Salah satu upaya tersebut adalah dengan menghadirkan avatar-avatar berupa monster lucu untuk setiap murid yang berada dalam satu kelas virtual di ClassDojo.

Uniknya, orang tua murid juga bisa bergabung ke dalam kelas (jika diinginkan). Bukan untuk ikut belajar, melainkan untuk mengikuti perkembangan anak-anaknya.

Guru atau staf pengajar dapat memberikan umpan balik dan masukan kepada setiap orang siswa layaknya ketika mereka bertemu saat pengambilan raport. Tentu saja masukan untuk anak-anaknya agar menjadi siswa yang lebih baik lagi.

Sama seperti Google Kelas, ClassDojo juga tidak dipungut biaya sedikitpun untuk digunakan oleh sekolah, guru, orang tua dan murid. Fitur unik lainnya adalah statistik laporan perkembangan belajar murid yang mudah dibaca.

Edmodo

Hampir sama seperti aplikasi kelas virtual diatas, Edmodo juga dapat digunakan guru, murid, dan orang tua dalam kegiatan belajar mengajar diluar kelas sekolah. Fokus Edmodo adalah menyediakan platform yang bagus untuk kegiatan belajar mengajar tanpa menggunakan kertas.

Karenanya, Edmodo bisa digunakan oleh guru untuk memberikan tugas tanpa menggunakan kertas. Murid juga bisa langsung memberikan tugas kepada gurunya dalam bentuk digital.

Edmodo juga dapat dihubungkan dengan Aplikasi Google untuk pendidikan, serta Microsoft OneNote dan Office. Sehingga memudahkan para guru dan siswa dalam kegiatan belajar mengajar di kelas virtual ini.

Orang tua murid juga dapat melihat perkembangan proses belajar mengajar yang diterima anaknya. Ini secara tidak langsung, juga akan membuat orang tua ikut belajar. Walaupun tidak ada kewajiban untuk menyerahkan PR.

Edmodo juga dilengkapi denga fitur “Raport Virtual”. Sama seperti raport sungguhan, raport virtual ini berisi ringkasan nilai-nilai siswa selama mengikuti proses pembelajaran dalam kurun waktu tertentu (per semester).

Nah, itu dia 3 aplikasi kelas virtual yang mulai banyak digunakan. Apakah sekolah kamu sudah mulai menggunakan aplikasi kelas virtual untuk kegiatan belajar mengajar?