ads

Aplikasi dan Game Sering Crash? Atasi Dengan 5 Cara Ini

Yus Yulianto | Android | 15 Jun, 2017

Terkadang ada kalanya aplikasi atau game yang sedang kita gunakan tiba-tiba mengalami force closed, freeze, tidak stabil, atau semacamnya. Hal ini memang kadang terjadi di smartphone android. Ada banyak alasan kenapa aplikasi atau game sering mengalami force closed, freeze, dan tidak stabil.

Jika ada aplikasi di smartphone kamu yang sering mengalami hal-hal diatas, maka kamu bisa menerapkan cara-cara dibawah ini agar aplikasi atau game tersebut bisa berjalan lebih stabil dan tidak force closed.

Install ulang aplikasi atau game

Menghapus kemudian memasang kembali aplikasi dan game terkadang bisa menjadi solusi. Game atau aplikasi terkadang tidak terpasang dengan benar (karena terjadi suatu error di sistem), yang menyebabkan aplikasi dan game tertentu tidak dapat berjalan dengan stabil.

Update aplikasi

Adakalanya ketidak stabilan aplikasi dan game karena memang berasal dari kesalahan si pengembangnya. Dalam artian ada bug atau struktur kode yang salah sehingga membuat aplikasi menjadi tidak stabil ketika digunakan.

Ketika mengetahui hal tersebut, maka sang pengembang akan memperbaiki struktur kode aplikasinya kemudian merilis versi terbaru dari aplikasi / game buatannya. Segera lakukan upgrade jika telah tersedia. Hal ini bisa meminimalisir terjadinya crash pada aplikasi dan game.

Nonaktifkan aplikasi sistem yang menggunakan banyak RAM

 

Alasan lain kenapa game atau aplikasi sering mengalami crash adalah karena kapasitas RAM smartphone tidak bisa menampung semua aplikasi yang berjalan. Karenanya, aplikasi tidak akan mendapatkan jatah RAM dan langsung crash.

Untuk menangani hal ini, caranya cukup mudah. Kamu bisa mencari tahu aplikasi-aplikasi apa saja yang berjalan di latar belakang dan menggunakan banyak RAM. Kemudian nonaktifkan aplikasi tersebut dengan menggunakan Link2SD seperti yang pernah saya bahas di artikel sebelumnya.

Baca juga: Cara menghapus aplikasi sistem menggunakan Link2SD

Gunakan custom ROM

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan Stock ROM (ROM bawaan). Stock ROM dikenal stabil dan dapat diandalkan. Namun dalam beberapa kasus, Custom ROM terbukti bisa lebih diandalkan, terutama pada manajemen RAM.

Custom ROM rata-rata membuat android kamu jadi lebih hemat RAM. Itu karena pengembang ROM telah memaksimalkannya agar tidak memakan banyak RAM. Untuk memasang Custom ROM, tentu kamu harus mendapatkan hak akses root terlebih dahulu.

Baca juga: 5 aplikasi android terbaik untuk mendapatkan hak akses root

Gunakan aplikasi lite

Di smartphone kamu terpasang banyak sekali aplikasi sosial media? Bisa jadi mereka semua biang kerok yang membuat aplikasi atau game tertentu berjalan lambat dan sering crash. Itu karena aplikasi sosial media biasanya memakan banyak sekali RAM.

Jika kamu tidak bisa hidup tanpa sosial media, kamu tidak perlu benar-benar menghapus mereka. Kamu hanya perlu mengganti aplikasi sosial media tersebut dengan versi lite. Aplikasi versi lite memiliki fungsi yang sama dengan aplikasi full, namun lebih ringan. Mengenai aplikasi lite, saya pernah membahasnya disini.

Itu dia 5 cara untuk mengatasi aplikasi atau game yang berjalan lambat bahkan sering crash di smartphone kamu.