ASUS Zenfone Max Pro M2

Oppo Juga Ingin Ikutan Bikin Smartphone Layar Lengkung, Begini Cara Kerjanya

Yus Yulianto | Berita | 04 Jul, 2018

Kita mungin sudah sering membaca berita tentang konsep smartphone layar lipat yang sering diperkenalkan oleh Samsung. Namun walaupun begitu, sampai kini smartphone canggih tersebut masih sebatas konsep saja. Belum ada smartphone fisik yang benar-benar mengadopsi konsep tersebut.

Tapi, usut punya usut bukan cuma Samsung loh yang ingin membuat smartphone layar jilat, ups, maksud saya layar lipat.

Vendor smartphone lain juga tertarik untuk membesutnya, yaitu Oppo.

Jika kita bandingkan dengan desain smartphone saat ini, konsep smartphone layar lipat memang cukup menarik.

Jadi cara konsepnya adalah, satu ponsel yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan. Bisa digunakan sebagai tablet, dan juga smartphone dengan ukuran layar yang lebih kecil.

Ketika ingin digunakan sebagai tablet, maka tinggal bentangkan saja layar ponsel tersebut secara keseluruhan.

Tapi ketika ingin digunakan sebagai ponsel, ya tinggal dilipat saja. Sehingga ukurannya jadi lebih kecil dan bisa digunakan dengans atu tangan.

Beberapa vendor, mulai dari Huawei, LG, Apple dan Motorola juga diketahui sudah mengajukan paten dengan cara kerja yang berbeda-beda.

Oppo sendiri juga sudah mengajukan paten untuk konsep smartphone lipatnya pada 22 Maret 2018 lalu ke Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia atau WIPO.

Seperti yang dikutip dari Let’s Go Digital, ada 3 skema model smartphone lipat yang dipatenkan oleh Oppo.

Mulai dari layar fleksibel dengan ukuran yang besar serta mekanisme lipatnya yang seperti buku.

Bedanya, konsep ini mengusung layar diluar jika dilipat. Sehingga sedikit berbeda dengan konsep yang ditawarkan Huawei.

Konsep ini juga dilengkapi dengan cara perakitan engsel, mekanisme rotasi, serta sambungan bergerak yang dapat dilipat.

Jadi, kapan smartphone layar lipat ini akan benar-benar dibuat?

Kita tunggu saja nanti perusahaan mana yang berhasil membuatnya terlebih dahulu.

Apakah Oppo, Samsung, atau yang lainnya?