Baca Surat Al Kahfi dengan Rutin Setiap Hari Jum’at, Ini Keutamaannya!

  • Share
Baca Surat Al Kahfi
Baca Surat Al Kahfi
Salah satu sunnah yang Rasulullah SAW contohkan untuk umatnya adalah membaca surat Al Kahfi tiap hari Jumat. Jika mengutip dari buku Majmu Syarif karya Tim Penyusun Spasi Media, rentang waktu yang disunnahkan membaca surat Al Kahfi adalah mulai dari tenggelamnya matahari pada hari Kamis, hingga sesaat menjelang matahari tenggelam di hari Jumat.

Sebagai seorang muslim tentunya disarankan untuk setiap saat membaca Al-Qur’an untuk mendapatkan pahala dan ketenangan hati. Al-Qur’an adalah firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW yang dapat menjadi sarana ibadah dengan membacanya.

Surah Al-Kahfi termasuk dalam golongan surah Makiyyah (artinya surat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad sewaktu berada di Mekkah). Manfaat membaca surah Al-Kahfi berkaitan erat dengan sabda Rasulullah SAW yang sangat menganjurkannya. Membaca surah Al-Kahfi di hari Jumat dapat hindarkan umat Islam dari fitnah Dajjal.

Sebagaimana yang dikatakan oleh Abu Darda’, Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa menghafal sepuluh ayat pertama dari surah Al-Kahfi, maka ia akan terlindungi dari (fitnah) Dajjal.” (HR. Muslim).

Surat Al Kahfi merupakan surat ke-18 dalam Al-Quran. Terdiri dari 110 ayat dan diterjemahkan menjadi “Gua”. Surah ini dianggap oleh banyak orang sebagai salah satu surat yang memiliki kejadian penting diluar akal manusia. Yaitu berisikan tentang kisah ashab al-Kahfi (para penghuni gua) yang mendapat mukjizat menakjubkan.

Surat Al-Kahfi diturunkan di Makkah (pengecualian untuk ayat 28, 83 dan 101 diturunkan di Madinah) dan merupakan salah satu dari lima surat Mekah yang dimulai dengan “Alhamdulilah”.

Keutamaan Membaca Surat Al Kahfi pada Hari Jum’at

Diterangi Cahaya di Antara Dua Jum’at

Banyak hadits yang menyebutkan tentang fadilah membaca Surat Al Kahfi pada hari Jum’at. Diberitakan, dalam hal ini, orang yang membaca 10 ayat pertama (atau 10 ayat terakhir menurut hadits) surat Al Kahfi, akan diterangi oleh cahaya antara hari Jum’at ini dan Jum’at berikutnya.

Nabi (saw) bersabda: “Siapa pun yang membaca Surah Al-Kahfi (Gua) pada hari Jumat, Allah menerangi itu antara dua hari Jumat“. Hadits diriwayatkan oleh An-Nassai, Al-Hakem dan Al-Bayhaqi menurut Abu Said al-Khudari, disahkan oleh Al-Albani.

Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah SAW bersabda:

Siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat, maka akan memancar cahaya dari bawah kakinya sampai ke langit, akan meneranginya kelak pada hari kiamat, dan diampuni dosanya antara dua Jumat” (HR. Abu Bakr bin Mardawaih)

Terhindar dari Fitnah Dajjal

Keutamaan membaca surat Al Kahfi selanjutnya terletak pada sepuluh ayat terakhir. Hadits Rasulullah menyebutkan seseorang yang membaca sepuluh ayat terakhir surat Al Kahfi akan terhindar dari fitnah dajjal. Sebagaimana hadis Nabi yang diriwayatkan oleh Abu Darda’ RA:

Barangsiapa membaca sepuluh ayat pertama dari surat Al-Kahfi, maka ia akan terlindungi dari fitnah Dajjal” (HR Ibnu Hibban).

Diampuni Dosa Antara Dua Jum’at

Membaca surat Al Kahfi juga dijanjikan ampunan dosa di antara dua Jumat bagi seseorang. Abdullah bin Umar RA berkata, Nabi SAW bersabda:

Barang siapa yang membaca Surat Al-Kahfi pada hari Jumat, akan dibentangkan baginya cahaya mulai dari bawah telapak kakinya sampai ke langit. Cahaya itu akan memancarkan sinar baginya pada hari kiamat. Dan ia akan mendapatkan ampunan dari Allah di antara dua Jumat” (HR. Abu Bakr bin Mardawaih).

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.