Ini Loh Patung/Tugu Jempol di Kota Tangerang Yang Bikin Bingung

Patung Tugu Berbentuk Jempol
Patung Tugu Berbentuk Jempol

Di hampir banyak kota di dunia ini banyak banget patung/tugu yang menjadi ikon/simbol dari masing-masing kota tersebut, tidak terkecuali di Indonesia. Bahkan di Indonesia dapat kita jumpai banyak banget patung/tugu yang menjadi ikon/simbol dari masing-masing kota tersebut.

Memang seharusnya patung/tugu tersebut mempresentasikan kota yang bersangkutan, dan seharusnya patung/tugu tersebut juga harus mempunyai arti/makna. Arti/makna tersebut juga bisa beragam gais, seperti misalnya mengartikan sesuatu yang khas dari kota tersebut atau bisa juga mengartikan sejarah yang dimiliki dari kota yang bersangkutan.

Namun ada sebuah patung/tugu yang saat ini menjadi bahan perbincangan di media sosial. Yaitu patung/tugu berupa jempol, dan bahkan bisa dibilang patung/tugu jempol tersebut mirip dengan tombol like di Facebook. Lantas kota manakah yang mempunyai ikon berupa patung/tugu jempol tersebut?

Patung Jempol Yang Belum Jadi
Patung Jempol Yang Belum Jadi

Ternyata kota yang mempunyai patung/tugu tersebut adalah kota Tangerang gais. Patung jempol tersebut memang dibangun oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang. Dan dibangun di Jalan MH Thamrin, atau lebih tepatnya dibangun di depan lapangan PT. Agropantes, Kebon Nanas.

Patung Jempol
Patung Jempol

Patung/tugu jempol tersebut lantas diuplot oleh seorang pengguna Facebook yang mempunyai akun Andhika Bolong Rosadi. Dan sontak saja hal tersebut menjadi bahan pembicaraan di media sosial Facebook. Foto yang diuplot tersebut juga diberi kutipan pertanyaan seperti ini gais:

“Saya gak ngerti maksud dan arti patung/tugu ‘JEMPOL’ ini, ada yang bisa kasih pencerahankah? Sejak kapan logo Kota Tangerang jadi JEMPOL? …dan ini JEMPOL sapa????”

Dan gak usah menunggu lama, banyak banget yang ngasih komentar dari foto patung/tugu jempol yang ada di Kota Tangerang tersebut. Gak hanya komentar yang serius aja, tapi komentar yang bersifat bercandaan juga ada. Bahkan ada komentar yang diberikan oleh penggiat seni yang bernama Edi Bonetski. Komentar yang diberikan oleh Edi Bonetski tersebut adalah seperti ini gais:

“Duhay mengenai monumen/tugu/patung/instalasi seni bangunan : agaknya butuh kajian artistik, akademis, realisme sosio kultural, geografis, antropologis, bahkan filosofis. Kalau lah ini sudah dilakukan maka LAYAK sebuah tugu dibangun.”

Tidak hanya itu aja gais, Edi Bonetski juga menambahkan seperti yang dikutip dari kabar6.com bahwa riset pembangunan bentuk tugu atau monumen di Kota Tangerang begitu lemah. Seringkali hanya berhenti pada riwayat dekoratif, bahkan kepura-puraan. KISAH HEROISME dalam simbol yang dibangun menjadi KABUR. Sementara pemerintah, kontraktor, si pembuat HIASAN DEKORATIF telah ter-fragmentasi dalam peran nisbi, imajinatif, mengada-ada. Begitu komentar yang diutarakan oleh Edi Bonetski.

Tidak hanya berhenti disitu saja, Edi Bonetski juga akan melakukan riset terhadap semua tugu pura-pura yang ada di Kota Tangerang, dia akan ditemani oleh ahli artistik dan ahli tata ruang visual. Lantas bagaimana ya tanggapan dari pihak Pemerintah Kota Tangerang dengan hal tersebut?

Tanggapan diberikan oleh Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Tangerang, yaitu Bapak Ivan Yulianto. Beliau mengungkapkan bahwa patung/tugu jempol tersebut adalah merupakan simbol dari deklarasi 1.000 kepala sekolah se-Kota Tangerang yang mendukung program “Tangerang Jempol”. Program itu sendiri merupakan bentuk komitmen dunia pendidikan dalam membangun sekolah yang bersih di Kota Tangerang.

Selain itu, beliau juga menambahkan bahwa nanti di tugu/patung jempol tersebut juga akan diberi nama-nama kepala sekolah yang akan terlibat dalam program “Tangerang Jempol”. Memang seharusnya sebelum membangun patung/tugu sebisa mungkin pihak pemerintah daerah melibatkan para pihak-pihak terkait (ahli sejarah, tokoh masyarakat, ahli tata ruang, dan sebagainya). Selain itu tentu saja pemerintah daerah harus mensosialisasikan kepada warganya, biar pada tau dan gak bingung maksud dan tujuan dari pembangunan patung/tugu tersebut. Ya gak gais?

Gambar: Tugu Berbentuk Jempol via Shutterstock

Response (1)

  1. Salut, ya namanya juga apresiasi sobat ya boleh dlm bentuk apapun sepanjang bentuk monumennya tdk berbau pornografi/sara dan lainnya 🙂
    Mau tau kuliner unik enak di surabaya, silakan kunjungi

    Terimakasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.