10 Permainan Yang “Katanya” Bisa Meningkatkan Kecerdasan

  • Share

NGONOO.com – Sekarang ini banyak sekali permainan yang mengatasnamakan mencerdaskan dan lain sebagainya. Hal tersebut biasanya bertujuan untuk mempromosikan permainan yang mereka buat. Bukan mencerdaskan bahkan sebagian ada yang ketagihan dan malas melakaukan aktifitas lain selain melakukan permainan. Permainan adalah hal yang enak, hanya sebagian diantara kita tidak sadar mana waktu untuk bermain dan mana waktu untuk melakukan aktifitas yang lain. Berikut ini ada permainan yang “katanya” bisa mencerdaskan. Apa iya? Mari kita simak 10 Permainan yang mampu meningkatkan kecerdasan seseorang.

1. Teka-teki Silang

Teka teki Silang via lamhots.wordpress.com
Teka teki Silang via lamhots.wordpress.com

Permainan yang satu ini sudah banyak dikenal sebagai permainan yang bisa mencerdaskan otak serta menambah pengetahuan. TTS dapat dijadikan salah satu jenis olahraga otak karena melatih pemainnya untuk mengingat, berpikir, serta berkonsentrasi. Penguasaan kosa kata pun menjadi manfaat lainnya, selain itu TTS juga bermanfaat untuk menghilangkan kejenuhan dan alternatif dalam bersantai.

2. Sudoku

Sudoku via devpolicy.org
Sudoku via devpolicy.org

Permainan sudoku cukup terkenal di Indonesia dan juga diklaim sebagai permainan yang mencerdaskan otak. Pada dasarnya, dalam suatu kotak Anda wajib mengisikan sebuah angka tetapi angka yang sama tidak boleh berada pada satu garis vertikal dan horizontal. Permainan ini menekankan pada kemampuan berpikir logika dan menuntut kreativitas mencari solusi penyelesaian seiring dengan bertambahnya level kesulitan. Di sini baik otak kiri maupun otak kanan sama-sama bekerja secara sistematis dan kreatif.

3. Tic Tac Toe

Tic Tac Toe via lyrislaser.com
Tic Tac Toe via lyrislaser.com

Ini juga salah satu permainan yang terbilang murah namun tak mudah untuk menyelesaikannya. Dibutuhkan strategi yang logis dan harus mempertimbangkan peluang gerak lawan sebelum bertindak. Permainan Tic Tac Toe diklaim dapat membantu mengasah kemampuan berpikir logis, keahlian menciptakan strategi, membantu pemainnya berpikir jangka panjang, kemahiran visual, meningkatkan konsentrasi, bersabar, dan melatih pemainnya untuk melihat sesuatu dari perspektif orang lain.

4. MineSweeper

MineSweeper via tech-wd.com
MineSweeper via tech-wd.com

Satu lagi permainan yang populer bagi generasi 90-an di awal lahirnya komputer. Permainan Minesweeper ini merupakan permainan komputer yang tujuannya membersihkan lahan permainan tanpa mengenai ranjau. Permainan ini tidak sekedar membersihkan ranjau dengan asal mengklik kotak yang tertera tetapi lebih menggunakan rumus. Penyelesaiannya termasuk golongan pemecahan masalah NP-Complete.

5. Halma

Halma via wikimedia.org
Halma via wikimedia.org

Permainan ini berbentuk papan yang tergambar segi enam dan di setiap sisinya merupakan wilayah yang berbeda-beda untuk bermain oleh setiap pemain. Pada dasarnya permainan ini berkaitan dengan Artificial Intelligence (AI) atau Kecerdasan Buatan. Permainan ini membutuhkan kemampuan berpikir oleh pemain yang harus logis dan taktis, tujuannya mencari peluang dan menggunakan logika sebelum menentukan langkah. Sekali salah langkah, lawan bisa memanfaatkan kesempatan yang ada.

6. Lego

Lego via mooreed.com.au
Lego via mooreed.com.au

Permainan ini lebih sering dimainkan oleh anak-anak dan balita. Lego diklaim sebagai permainan edukatif karena dapat memberikan setidaknya 8 manfaat bagi anak, di antaranya: pengenalan warna, ukuran, bentuk, koordinasi tangan dan mata serta keahlian motorik, kemampuan bahasa, kecerdasan spasial, logika dan problem solving, kreativitas dan imajinasi, kerja sama dalam tim, serta memunculkan rasa percaya diri dalam diri anak. Sekarang Lego juga sudah banyak dimainkan oleh orang dewasa.

7. Tetris

Tetris via nypost.com
Tetris via nypost.com

Kalau Anda generasi 90an, Anda pasti tak asing dengan permainan satu ini. Permainan menyusun balok ini sungguh mendunia dan diklaim memiliki manfaat lebih dari sekedar relaksasi. Permainan tetris dapat mengurangi kenangan buruk setelah kejadian traumatis bagi pemainnya dan mampu mengurangi tipe ingatan flashback tanpa menghapus kemampuan untuk mengingatnya kembali.

8. Rubik

Rubik via flickr.com (scarygami)
Rubik via flickr.com (scarygami)

Permainan ini mengharuskan Anda menyusun kubik berdasarkan warna yang ada. Ada enam warna dalam setiap rubik. Anda bisa mengacaukan posisi dan formulasi warnanya dengan memutar setiap lapis rubik dan mengembalikannya seperti tatanan awal dimana setiap warna berada dalam kelompok warna yang sama. Merah dengan merah, biru dengan biru, dan warna-warna lainnya. Rubik yang sederhana berukuran 3 x 3 x 3 satuan. Selain berbentuk kubus, kerumitan permainan ini ditingkatkannya ukuran rubik dan dengan desain rubik yang bentuknya tidak sebatas kubus saja.

9. Puzzle

Puzzle via remember.de
Puzzle via remember.de

Permainan ini dapat membantu Anda dalam menggunakan nalar dan daya ingat dalam menyusun setiap kepingan puzzle membentuk sebuah gambar. Semakin sering Anda memainkan puzzle yang sama, waktu yang dibutuhkan semakin sedikit. Tantang diri Anda dengan puzzle yang memiliki tingkat kerumitan semakin tinggi untuk membantu daya nalar Anda.

10. Catur

Main Catur via msports.net
Main Catur via msports.net

Memainkan jenis olahraga sekaligus permainan satu ini dipercaya sejak lama dapat meningkatkan kinerja sekaligus mencerdaskan otak. Olahraga ini dapat dimainkan baik oleh anak-anak maupun dewasa. Catur dapat mengembangkan daya ingat dan memacu kemampuan taktis pemainnya dalam menyusun strategi. Selain itu catur dapat meningkatkan daya imajinasi dan kreatifitas dengan memaksa Anda berpikir untuk membuat berbagai kombinasi dalam bertahan dan melawan.

 

Gambar utama : Seorang Laki-laki menatap tabletnya via Shutterstock

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.