Ada Kisah Romantis Dibalik Asal Mula Dibuatnya Payung

  • Share

NGONOO.com – Di musim hujan seperti ini, payung adalah salah satu benda yang paling dibutuhkan untuk melindungi diri dari terpaan air hujan. Sebenarnya payung tidak hanya bisa digunakan saat hujan saja, namun payung juga bisa melindungi diri kita dari teriknya sinar matahari.

Tapi bro n sest pernah kepikiran ga, kapan payung itu pertama kali diciptakan? Dan siapa sih yang pertama kali menciptakannya? Pasti kebanyakan pada belum tau kaan? Jadi gaes, sebuah payung yang bentuknya terlihat sederhana itu ternyata awalnya tercipta dari sebuah kisah cinta romantis. Ga percaya? Ni kita kasih tau deh ceritanya, disimak ya gaes 🙂

Payung udah ada sejak 3500 tahun yang lalu, dan berasal dari Negeri Tirai Bambu. Buktinya dapat dilihat pada karya seni dan artefak-artefak kuno yang ditemukan di Mesir, Syria, Yunani dan Tiongkok. Dan orang pertama yang menciptakan payung adalah Lu Ban.

shutterstock_117209671

ilustrasi via Shutterstock

Lu Ban adalah ahli Pertukangan di Tiongkok. Ia lahir di Negara Lu pada tahun 507 sebelum Masehi.  Lu Ban juga merupakan seorang tukang kayu, insinyur, filsuf, penemu, ahli militer, negarawan, dan merupakan santo pelindung pembangunan di Tiongkok.

Lu Ban mempunyai seorang istri bernama Yun. Yun adalah seorang istri yang sangat peduli dan perhatian pada suaminya. Setiap hari Yun selalu membawakan makanan untuk Lu Ban yang sedang bekerja keras di luar rumah. Mungkin terdengar romantis ya, tapi tentunya perjalanan Yun pada saat itu tidaklah mudah seperti yang dibayangkan. Kalo sekarang mau kemana-mana bisa pakai motor, mobil, taksi, bus, dan kendaraan lainnya. Jaman dulu beda gaes, kemana-mana cuma bisa jalan kaki atau naik kuda.

Nah si Yun ini harus berjalan kaki mengantarkan makanan untuk suaminya. Ga jarang tubuh Yun basah kuyup terkena hujan deras dalam perjalanan karena saat itu tidak ada alat untuk melindungi diri dari hujan. Tidak tega melihat istri yang begitu sayang padanya basah kehujanan dan kedinginan, akhirnya Lu Ban membuat paviliun di sepanjang jalan agar Yun tidak kebasahan lagi. Namun, Lu Ban merasa cara itu masih kurang praktis.

Suatu hari ada sekumpulan anak yang berjalan dalam hujan. Mereka memakai daun bunga teratai untuk melindungi diri mereka dari derasnya air hujan. Melihat hal tersebut, Lu Ban jadi terinspirasi untuk membuat alat yang mempunyai fungsi yang sama.

Ia memulai dengan membuat rangka fleksibel yang ditutupi dengan kertas. Agar alat tersebut tahan air, Lu Ban pun melapisi permukaan kertas tersebut dengan lilin. Akhirnya, jadilah payung pertama di muka bumi ini yang diciptakan sebagai bentuk kasih sayang kepada istrinya. Lu Ban pun menamakan alat tersebut sǎn. Dalam bahasa Inggris, sǎn disebut umbrella. Umbrella berasal dari kata ―umbra, dalam bahasa Latin yang artinya bayangan.

payungan romantis via Shutterstock

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.