ads

Masih Belum Yakin Buat Jadi Online Freelancer? Yuk Baca Ini Dulu

Noviana Ayu | Media Sosial | 07 Sep, 2015

NGONOO.com – Jadi seorang freelancer mungkin terlihat sangat mudah dan menyenangkan ya gaes (kita bisa jadi bos bagi diri sendiri, memiliki lebih banyak kebebasan bekerja dari rumah, dan menemukan hal-hal baru setiap hari), namun kenyataannya freelancing bukanlah pekerjaan main-main. Bahkan orang-orang yang sudah sukses freelancing akan mengatakan: ini bukan kesuksesan dalam semalam.

Selalu ada rintangan yang harus dihadapi dalam karir freelancing setiap harinya. Rintangan ini dapat menghantui seseorang yang serius ingin memulai. Disinilah nasehat dari para freelancer berpengalaman dibutuhkan. Menyadari pentingnya memiliki pemahaman mengenai strategi dan teknik terbaik untuk menjadi seorang freelancer sukses bagi para freelancer baru, Freelancer.co.id, website regional Indonesia dari Freelancer.com, marketplace online nomor satu dunia untuk freelancing & crowdsourcing; bersama dengan Indonesia Freelancers Association (IFA),sebuah organisasi non-profit didekasikan untuk memperbaiki kualitas kehidupan para freelancer Indonesia, menyelenggarakan SESI CERDAS meet-up ke-7 nya berjudul #JOGJAFAMA :Freelancers Ask Me Anything, pada Jumat, 4 Sept 2015 lalu di Yogyakarta.

Untuk media_suasana 4 acara #JOGJAFAMA

Acara tersebut berlangsung dengan dukungan Bancakan, sebuah komunitas developer teknologi lokal berbasis di Jogja yang diinisiasi oleh Founder dari Onebit, Fachry Bafadal; Ngonoo.com, sebuah blog anti kudet (anti gaptek) berbasis di Yogyakarta yang berisikan tip-tip dan berita berkaitan dengan dunia digital; serta Jogja Digital Valley (JDV), co-working space milik Telkom berbasis di Jogja dengan program inkubasi startup dan program lainnya didekasikan untuk mendukung perkembangan ekosistem digital startup Indonesia yang lebih baik.

“Sebagai bagian dari komitmen kami untuk mengedukasi startup & freelancer Indonesia serta untuk mengurangi resiko bagi para profesional ini, kami merasa perlu memberikan mereka lebih banyak kesempatan untuk berkembang melalui pengembangan keahlian, dan training dari para ahli,” kata International Director dari Freelancer.com, Sebastian Siseles.

Community & Collaboration Manager dari Jogja Digital Valley, Pranowo Putro, mengatakan, “Jogja Digital Valley sebagai bagian dari ekosistem digital startup Indonesia benar-benar mendukung acara-acara seperti #JOGJAFAMA. Lebih jauh, kami selalu melibatkan diri dalam setiap upaya untuk mendorong kemajuan para pemegang kepentingan startup dalam mencapai tujuan utama kami menjadi salah satu dari inkubator digital startup terbesar di Indonesia.”

Untuk media_suasana acara #JOGJAFAMA_2

Peserta #JOGJAFAMA :Freelancers Ask Me Anything di JDV

Acara “#JOGJAFAMA :Freelancers Ask Me Anything” mempersembahkan para pembicara freelancer berpengalaman seperti Ketua Indonesia Freelancers Association (IFA) & Excel/Visual-Basic Professional Freelancer, Daniel G Pratidya yang memulai karir sebagai freelancer di tahun 2011 dan mendirikan Indonesia Freelancers Association (IFA) di tahun 2013; Java, .Net & Python professional freelancer, Eko S. Wibowo yang memulai karir sebagai online freelancer di tahun 2011 setelah keluar dari pekerjaan penuh waktunya di Yogyakarta; dan Mantan Freelancer & Co-Founder dari Ngonoo.com, Nurudin Jauhari yang dulunya merupakan legenda freelancer di bidang WordPress theme design di Yogyakarta dan memutuskan membangun perusahaannya sendiri, Ngonoo.com, bersama dengan 8 orang partnernya yang lain di tahun 2011.

Nah kalo bro n sest yang tertarik dengan dunia freelancer tapi ga sempet dateng pada acara tersebut, jangan khawatir. Karena kita udah rangkumin isi acaranya spesial buat kamu :*. Dan berikut ini adalah Pendapat dari para ahli yang jadi pembicara di acara “#JOGJAFAMA :Freelancers Ask Me Anything”, biar kamu bisa lebih mantep dan yakin lagi buat jadi freelancer sejati 🙂

Untuk media_Suasana acara #JOGJAFAMA

Pembicara #JOGJAFAMA: Freelancers Ask Me Anything, Daniel G Pratidya, Nurudin Jauhari dan Eko S Wibowo

“Saya menghabiskan hampir sebagian besar waktu saya mengerjakan proyek-proyek freelance online. Yang enak dalam freelancing adalah bukan saja saya bisa bebas memilih proyek yang akan dikerjakan, kapan memulainya dan dimana mengerjakannya, tapi juga saya bisa menghasilkan dollar hampir setiap hari dengan hanya mengerjakan beberapa pekerjaan mudah yang memang saya kerjakan dalam rutinitas harian saya di kantor. Anda akan terkejut mengetahui banyak sekali orang yang bersedia membayar Anda di luar sana (global) untuk keahlian yang sudah Anda miliki sekarang,” – Daniel G Pratidya, Ketua IFA & Professional Freelancer

“Kadang saya tidak habis pikir dengan orang-orang yang bersedia bekerja kantoran 9-to-5 – lima hari penuh seminggu, dengan pakaian rapi dan bersepatu kinclong, lalu terjebak di kemacetan parah setiap saat: pagi dan sore hari. Berangkat saat matahari belum muncul, pulang saat matahari telah tenggelam. Okay lah, saat SD kita disuruh sekolah dari pagi sampai siang hari. Kita tidak punya pilihan. Okay deh, SMP-SMA porsi-nya ditambah: kita juga masih tidak punya banyak pilhan. Nah, saat kuliah kita mulai merasakan sedikit kebebasan. Namun setelah lulus kuliah, mayoritas kita kenapa mau saja kembali ke rutinitas yang lebih ekstrem dari jaman kita SD dulu, demi sekedar bayaran yang ..tidak seberapa. Freelancing dong, guys!” – Eko S Wibowo, Java, .Net & Python Professional Freelancer

“Apakah freelancing memiliki potensi bagi jenjang karir? Tentu saja ya, – selama kita mau bekerja keras, tahu bagaimana mempertahankan reputasi dan hubungan baik dengan klien dan bisa mengatur waktu dengan efisien. Rintangan pasti banyak ditemui terutama bagi para pemula. Tapi jika kita tahu strategi terbaik untuk mengatasi rintangan tersebut, kita akan bertahan di dunia freelancing; Anda bahkan bisa bertransformasi menjadi seorang entrepreneur ketika sudah sukses dengan karir freelance Anda,” – Nurudin Jauhari; Mantan Freelancer dan Co-Founder di Ngonoo.com.