Hugo Barra Bikin Xiaomi Membara

Dalam Bahasa China, Xiaomi bermakna ‘little rice’. Mungkin jika dianalogikan dengan budaya kuliner orang Jogja, nggak salah jika diandaikan dengan ‘nasi kucing’ khas Angkringan. Namun kini, sebentar lagi bukan tak mungkin Xiaomi bakal berevolusi jadi ‘nasi padang’ dan melepas atribut ‘little’ yang tersemat pada namanya. Sebab, mereka kedatangan ‘juru racik’ baru yang bernama Hugo Barra.

Google Rock Stars

Pria alumi Massachusetts Institute of Technology ini bukan ‘orang sembarangan’. Setidaknya tiap pantengin event-event gede Google di Youtube wajahnya selalu nongol. Pada perhelatan akbar konferensi pengembang tahunan Google I/O Mei lalu, Hugo Barra tampil di panggung megah bocorkan produk Samsung Galaxy S4 Google Edition. Kala itu ia juga jadi salah satu key note.

Terkini, kala Google launching The New Nexus 7 dan Google Chromecast Juli lalu, pria lulusan Universidade Federal de Minas Gerais, Brazil ini juga tampil memesona di panggung. Tahun-tahun berikutnya, kita tak bisa lihat aksi menawannya lagi bersama Google Rock Stars lain macam Sundar Pichai. Sebab, dalam beberapa pekan ke depan mantan punggawa Product Manager di Nuance Communications ini akan mulai karir baru di Xiaomi.

Apple-nya China

Xiaomi didirikan pada 6 April 2010 atau 3 tahun yang lalu. Ber-Founder dan CEO Lei Jun,  Xiaomi Inc. miliki jumlah pekerja capai 3.500 karyawan. Meski belum genap berusia ‘balita’, namun Xiaomi sudah miliki nilai capai USD 10 miliar. Bahkan angkanya setara dengan Lenovo dan dua kali lipat dari Blackberry (USD 5,5 miliar).

Dikenal sebagai Apple-nya China, Xiaomi sejatinya baru ‘jualan’ ponsel pada Oktober 2011. Pasar yang dibidik sendiri adalah dalam negeri, Hongkong, dan Taiwan. Di Xiaomi, Hugo Barra bukan seleb tech seorang. Ada Lin Bin, mantan Vice President of Google China dan sang bos sendiri Lei Jun. CEO Xiaomi ini bahkan dijuluki oleh media-media barat sebagai Steve Jobs-nya China.

Tandingi Samsung

Mengutip sebuah laporan, Xiaomi Mi 2S adalah smartphone paling populer di China pada semester pertama tahun ini. Smartphone tersebut bak raja di rumah sendiri. Perangkat ini bahkan pecahkan rekor penjualan ponsel pintar tercepat di dunia. Kurang dari 1 menit, tepatnya 45 detik, 200.000 unit Xiaomi Mi 2S ludes.

Hugo Barra

Menguntit di posisi ke-2 sebagai smartphone terpopuler di China adalah Samsung Galaxy S4. Keduanya sejatinya dirilis pada waktu hampir bersamaan, sekitar bulan April lalu. Data Analysys International menyebut jika pada kuartal pertama 2013 market Xiaomi masih di angka 2,5%. Ini sungguh berbeda dengan Samsung dengan 18,6% dan Apple 4,6%.

Namun Xiaomi mampu menjual 7 juta smartphone pada semester pertama tahun ini. Dari angka itu mereka peroleh pemasukan hingga USD 2,16 miliar. Angka ini sama dengan penjualan total ponsel Xiaomi pada tahun 2012 lalu. Namun kala itu mereka hanya mampu memeroleh laba di angka USD 957 juta.

Barra Membara

Dalam sebuah postingan di laman Google Plus-nya, Hugo Barra menulis jika ia sangat antusias dengan karir barunya itu. Di Xiaomi, Hugo Barra bakal berposisi sebagai Vice President of Global Business. Secara resmi ia bergabung ke Xiaomi pada bulan Oktober nanti. Namun, Lei Jun memintanya segera terbang ke China sebelum 5 September guna peluncuran produk baru.

Pertanyaannya kemudian, apa tugas Hugo Barra di Xiaomi? Selain jadi nilai tambah, pengetahuan dirinya di dunia Android jadi investasi luar biasa bagi Xiaomi. Ia miliki strategi, rencana jangka panjang, dan bagaimana memerluas pasar Android di luar China, Hongkong, dan Taiwan. Pendek kata, Hugo Barra adalah kunci Xiaomi ke market internasional.

Yang menarik kemudian membaca laporan dari AllThingsD. Dikisahkan dari sumber terdekat, jika kepergian Hugo Barra terkait polemik asmara antar karyawan Google. Mengutip beberapa sumber, bos Google, Sergey Brin diketahui telah berpisah dengan istrinya. Tudingan miring kemudian meluncur ke Hugo Barra sebagai penyebab.

Apapun alasannya, Google telah mengikhlaskan kepergian Hugo Barra. Lewat sebuah konfirmasi tertulis, Google berharap yang terbaik buat aluminya itu dan mereka cukup gembira saat mengetahui jika Hugo Barra tetap bekerja di perusahaan berekosistem Android. Ya, keluar dari mulut singa, masuk ke mulut kucing. Mungkin dua tiga tahun lagi kucing ini bisa segarang macan.

Responses (7)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.