10 Program Televisi Berkualitas Versi Survei Yang Dilakukan Oleh KPI

shutterstock 122260315 10 Program Televisi Berkualitas Versi Survei Yang Dilakukan Oleh KPI

NGONOO.com – Banyak kalangan yang menilai, bahwa sekarang ini acara tv di Indonesia banyak yang tidak mendidik, kebanyakan stasiun tv hanya mengutamakan rating daripada kualitas acara. Tapi tidak semua demikian, KPI memiliki penilaian sendiri mengenai program tv berkualitas dengan rating yang baik juga tentunya. Dalam Survei Indeks Kualitas Program Televisi yang dilakukan KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) bersama sembilan Perguruan Tinggi Negeri, di sembilan kota besar di Indonesia, terdapat tiga program yang diuji kualitasnya, yaitu berita, variety show, dan sinetron. Dari ketiga program ini, kategori berita memiliki indeks kualitas yang lebih tinggi dari variety show dan sinetron, meski pun masih tetap di bawah standar kualitas yang ditetapkan oleh KPI.

Konferensi pers KPI oleh Fachrur Rozie
Konferensi pers KPI oleh Fachrur Rozie

Judhariksawan, Ketua KPI Pusat, mengatakan, dalam survei ini responden diminta untuk menilai acara yang berkualitas dari program yang pernah ditonton dalam sebulan terakhir. Dan sepuluh teratas, siaran berita Liputan6 SCTV termasuk di antaranya.

Berikut 10 program siaran berkualitas menurut KPI :

1. Kick Andy

via sifindonesia.wordpress.com
via sifindonesia.wordpress.com

2. Mata Najwa

via aniesbaswedan.com
via aniesbaswedan.com

3. Indonesia Lawyers Club

via lensaindonesia.com
via lensaindonesia.com

4. My Trip My Adventure

via detiksumsel.com
via detiksumsel.com

5. On the Spot

via elitezangelez.blogspot.com
via elitezangelez.blogspot.com

6. Hitam Putih

via twitter.com/hitamputiht7
via twitter.com/hitamputiht7

7. Laptop si Unyil

via tvguide.co.id
via tvguide.co.id

8. Mario Teguh Golden Ways

via imageta.com
via imageta.com

9. Liputan6

via evelynharyono.wordpress.com
via evelynharyono.wordpress.com

10. Ini Talkshow

via netmedia.co.id
via netmedia.co.id

Dalam pelaksanaannya, KPI bekerja sama dengan Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI). Metode penelitian itu menggunakan peer review assesment. Disebutkan, survei tersebut bukan sebuah survei khayalak pemirsa televisi. Mengenai responden yang diambil dari survei ini adalah para pemirsa yang dipandang mengetahui program siaran televisi dan bisa menilai program televisi. Judha melanjutkan, penelitian ini terfokus pada kualitas program televisi yang disajikan.

Tidak semua program televisi akan dinilai, hanya akan diambil sampel program siaran. Agar hasil penilaian para ahli dinilai valid, para ahli terlebih dahulu menonton program acara sebelum melakukan penelitian. Penelitian ini dirancang secara panel (longitudinal) menyertakan responden yang sama dari waktu ke waktu lain.

Sampel dari penelitian ini adalah program siaran televisi yang ditayangkan di 15 stasiun televisi nasional, meliputi Antv, Global, Indonesia, MetroTV, MNCTV, RCTI, SCTV, TramsTV, Trans7, TVOne, TVRI, RTV, Sindo TV, Kompas Tv dan Net pada rentang waktu jam 05.00-24.000 selama dua bulan.

Penelitian ini melibatkan 90 ahli di 9 kota di Indonesia, sehingga total ada 810 orang ahli. Dimana rasio responden adalah laki-laki dan perempuan 50 % : 50 %, yang meliputi aktivis/LSM, mahasiswa, tokoh agama, tokoh muda, tokoh adat, tokoh masyarakat, birokrat, wartawan, karyawan swatsta, TNI/Polri, dan wakil rakyat.

 

Image: TV via Shutterstock

Onky

Onky

Total posts created: 1500

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *