Sastra dan Teater Warnai Rangkaian Acara FKY 27

  • Share

NGONOO.com – Masih dalam rangkaian acara festival paling seru dan ditunggu-tunggu di Yogyakarta ni gaes, apalagi kalo bukan FKY 27. Menjelang satu minggu pelaksanaan Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) 27, berbagai macam ragam bentuk kesenian bergantian ditampilkan, tak hanya di Taman Kuliner Condoncatur, namun juga di beberapa tempat lain seperti di kampung Surokarsan Kel. Wirogunan Kec. Mergangsan, di bekas Bioskop Permata, serta di Sasono Hinggil Alun-alun Kidul.

Berbagai macam kegaiatan pun telah digelar, seperti pada hari ke–5 (23/08) lalu , gelaran Festival Kesenian Yogyakarta 27 diawali di pagi hari sekitar jam 09:00 WIB dengan Yoga Raga bersama instruktur Endah Ayu Kusuma. Sore harinya, panggung seni FKY 27 menemani hari Minggu para pengunjungnya dengan penampilan-penampilan dari Gamelan Anak Tirta Kencana, WAZA, Komunitas Ayo Menari, Dinas Kabupaten Gunungkidul, dan Ketoprak Distra Budaya.

Busana Koran
Fashion Show Koran

Fashion show busana koran juga menyemarakkan panggung FKY hari Minggu sore kemarin. Peserta fashion show ini membawakan hasil karya mereka yang adalah hasil dari workshop busana koran yang diselenggarakan sebelumnya selama 3 hari.

Di sebelah utara Taman Kuliner Condongcatur, Malam Sastra FKY yang bertajuk “Ini Muka. Siapa Punya?” memasuki hari ke–2 penyelenggaraannya.

Pada kesempatan ini menampilkan Indrian Koto yang membacakan kisah “Potongan Kisah dari Ternate”, Naomi Srikandi membaca “Menunggu Mbah Do”, Indra Tranggono membawakan cerita “Ziarah Arwah-arwah Bayi”, dan Duo musik Gemati yang membuka dan menutup acara tersebut.

Hal menarik lainnya dari Malam Sastra FKY kali ini adalah para pengunjung dapat menikmati Audiobook “Ini Muka. Siapa Punya?” secara cuma-cuma asalkan membawa flashdisk ke tempat pelaksanaan acara.

panggungsenyap_moks
Panggung Senyap

Seolah tak ingin kalah mengesankan, di lapangan kecil utara Pendopo mulai digelar “Panggung Senyap”, yaitu sebuah konsep panggung pertunjukan tanpa tata suara. Penonton diharuskan membawa perangkat yang mampu menangkap siaran radio pada gelombang 107,8 FM dan membawa headset untuk dapat menikmati pertunjukan ini. Panggung Senyap ini akan selalu ada selama FKY 27 berlangsung. Seru banget pokoknya gaes.

Pelaksanaan FKY sendiri tersebar di beberapa tempat, selain di Taman Kuliner Condongcatur, kegiatan Festival Kesenian Yogyakarta ke–27 sejak 23 hingga 25 Agustus mendatang juga diselenggarakan di ex-Bioskop Permata. Di lokasi yang juga jadi situs cagar budaya ini, digelar Teater FKY yang berjudul “In Situ #1: Permata” oleh Kalanari Theatre Movement dengan sutradara Ibed Surgana Yuga.

Bioskop Permata  Teater Kalanari FKY27
Bioskop Permata tempat pertunjukan teater Kalanari FKY 27

Alur utama In Situ #1: Permata berkisar pada tokoh bernama Permata, seorang perempuan yang pernah menjadi primadona pada masa 70-an dan 80-an. Pada masa itu ia adalah bintang film, perempuan panggilan kelas elit dan praktisi mistisme, dengan berjibun penggemar “berani mati” dari seantero negeri. Kini, Permata sendiri, renta, dengan post power syndrome yang akut, nyaris seperti zombie. Tapi siapa yang bisa menampik kalau ia masih meyimpan kecantikan?

Hari ke–6 FKY 27 (24 Agustus 2015)

Malam ke-6 tadi malam, sastra FKY akan menampilkan Puthut EA akan membawakan cerpen yang ditulis khusus untuk FKY 27 berjudul “Ketika Orang Lucu Hampir Lenyap di Negeri Ini”. Sedangkan Andy SW mengusung 3 cerpen super pendeknya: “Kat dan Teman-temannya yang Diculik Kota”, “Galuh Suka Mencuri Bunga Mawar”, dan “Ara dan Lelaki Sunyi”. Dan Ayu Diah Cempaka akan membacakan “Langit Paling Dekat”.

malamsastra_moks
Malam Sastra FKY 27

Di samping ketiga penulis pilihan FKY 27 tersebut hadir pula Lilo Acting School yang akan melakukan Dramatic Reading atas karya-karya dua penulis legenda Yogyakarta: Umar Kayam dan Kuntowijoyo. Mereka akan membawakan “Anjing-anjing Menyerbu Kuburan” karya Kuntowijoyo dan “Totok dan Toni” cerita dari Umar Kayam.

Teater FKY juga masih berlangsung malam di ex-Bioskop Permata, sama halnya dengan Panggung Seni FKY 27 yang menampilkan Reog SD Ndengok 1 Playen Gunungkidul, Yayasan Tari Anak Sunu Pratiwi, Affentuosso Etnic Ansamble, Sea Hoarse, Niscala, D Conncetors dari Polandia, AFAPIKA, dan Orkes Keroncong Madu Sari PMA 67. Sementara di Panggung Senyap akan tampil OGIKLO/Answer Sheet, Seek Six Sick, dan ACE)(OUSE.

Agenda FKY 25 Agustus 2015

Untuk bro n sest yang bertanya-tanya ada agenda apa hari ini di FKY 27, tenang kita bakal kasih bocoran. Selain kegiatan reguler seperti Panggung Seni dan Panggung Senyap, akan digelar Workshop Keramik, Penampilan hasil Workshop vokal Raung Jagat, akan ada pembukaan pameran pameran PAPERU “Laras Sinawang”.

Pembukaan pameran PAPERU “Laras Sinawang” ini dilaksanakan di Sasana Hinggil Alun-alun Kidul pada jam 19:00 WIB. Pameran yang menampilkan karya 30 seniman yang lolos seleksi beberapa waktu lalu ini, digelar 25 – 31 Agustus 2015.

Gimana, banyak banget kan acara yang seru-seru di FKY 27? Nah jadi tunggu apa lagi gaes, ajak pacar, temen, sodara, gebetan, ttm’an, atau siapa aja untuk meriahkan rangkaian acara FKY 27 kali ini. Salam Budaya! 😀

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.