Review Huawei Nova 3i: Kelas 3 Jutaan Rasa Flagship

nova 3i body 5 Review Huawei Nova 3i: Kelas 3 Jutaan Rasa Flagship

Huawei kembali merilis sebuah smartphone kelas menengah sebagai penerus dari Nova 2i yang dirilis tahun lalu, namanya Nova 3i. Kali ini Huawei nggak tanggung-tanggung dalam memberikan spesifikasi hardware, cukup wah untuk kelas menengah yang ingin kelihatan kece seperti smartphone flagship. 😛

Nova 3i hadir dengan harga kurang dari 4 juta yang saat ini menjadi area ramai sekali karena hampir semua brand menyasar kisaran harga segitu, seperti ASUS Zenfone Max Pro M1, Samsung A6 Plus, Oppo F7, Realme 2 Pro, Vivo V11, dan masih ada beberapa lainnya. Nah, saya akan ulas Nova 3i biar kamu punya gambaran apakah smartphone ini cocok buat keseharian kamu.

infografis nova3i Review Huawei Nova 3i: Kelas 3 Jutaan Rasa Flagship

Build quaily kelas flagship dengan warna Iris Purple super cakep

Kesan pertama: WOW!

nova 3i body 3 Review Huawei Nova 3i: Kelas 3 Jutaan Rasa Flagship

Warnanya memang sangat memukau, Iris Purple pada bagian belakangnya ini bikin bingung, kalau dipasang casing nggak kelihatan, tapi kalau mau dibiarin telanjang kasian. 😀 Sebenarnya ada yang warna hitam juga, tapi saya nggak akan bahas ya karena itu sudah sangat umum, lagipula saya dapatnya yang Iris Purple.

nova 3i body 1 Review Huawei Nova 3i: Kelas 3 Jutaan Rasa Flagship

Soal build quality, saya bisa bilang oke banget. Solid dan terasa mahal. Bagian belakang menggunakan bahan kaca, sedangkan sisi-sisinya menggunakan metal. Saya kurang tau finishing untuk bagian sisinya yang berwarna biru, maksudnya apakah mudah mengelupas atau nggak. Tapi selama saya pakai tanpa casing sih aman-aman saja. Entah kalau jatuh ya, saya nggak berani coba. wkwk.

nova 3i body 4 Review Huawei Nova 3i: Kelas 3 Jutaan Rasa Flagship

 

nova 3i body 2 Review Huawei Nova 3i: Kelas 3 Jutaan Rasa Flagship

Sayangnya Nova 3i nggak dikasih perlindungan layar semacam Gorilla Glass, jadi mohon hati-hati dengan benda-benda yang berpotensi meninggalkan goresan pada layar, terutama ketika menaruhnya di tas atau saku.

Smartphone pertama yang dibekali Kirin 710, seberapa kencang?

Kirin 710 merupakan SoC kelas menengah terbaru dari HiSilicon, perusahaan milik Huawei juga. SoC ini adalah penerus dari Kirin 659 yang saat ini bisa ditemukan pada smartphone Honor 9 Lite, Honor 9i, Huawei Y9 2018, dan ada beberapa model lainnya lagi. Peningkatan Kirin 710 sangat signifikan jika dibandingkan dengan pendahulunya. Pada pengujian single-core Kirin 710 mendapatkan hasil 75% lebih baik, sedangkan pada pengujian multi-core 69% lebih baik. Jauh kan? 😀

Berikut skor hasil benchmark dari Geekbench 4, jika dibandingkan dengan model P20 Pro yang dapat skor 1899 untuk single-core dan 6694 multi-core, maka Nova 3i ini seharusnya punya performa yang nggak terlalu jauh tertinggal dengan flagshipnya Huawei ya.

nova 3i sample 2 Review Huawei Nova 3i: Kelas 3 Jutaan Rasa Flagship

Jika diuji dengan Antutu, saya dapat skor 135326. Harap diingat bahwa setiap pengujian dengan benchmark semacam Antutu dipengaruhi banyak hal ya, jadi bisa jadi diuji orang lain atau bahkan saya uji di lain kesempatan beda hasilnya. Jika mengacu pada hasil yang terdaftar pada top 50 Antutu edisi September 2018, Nova 3i mampu menduduki peringkat 50 dengan skor 137768.

nova 3i sample 3 Review Huawei Nova 3i: Kelas 3 Jutaan Rasa Flagship

GPU Turbo: main game lebih menyenangkan

Suka main game? Kamu bakal suka dengan Nova 3i, karena sudah didukung dengan GPU Turbo. Ini merupakan teknologi racikan Huawei yang mampu memaksimalkan kinerja GPU hingga 60% dan menekan konsumsi daya hingga 30%. Jadi, performa naik, tapi baterai lebih irit.

Karena saya nggak terlalu suka main game, dan main game-nya cuma Mobile Legends, maka saya coba mainkan game tersebut. Ada tambahan pengaturan ketika masuk ke pengaturan game, yaitu “High frame rate mode”. Nah, mode ini sangat terasa perbedaannya dengan mode biasa, gerakan dan visual effect bisa tampil dengan sangat lembut, sangat menyenangkan!

nova 3i sample 1 Review Huawei Nova 3i: Kelas 3 Jutaan Rasa Flagship

Satu lagi yang penting, ketika main dengan pengaturan grafis tertinggi, Nova 3i ini nggak mengalami lonjakan suhu. Kalau anget sih wajar, tapi angetnya cuma sedikit. Suhunya stabil meskipun saya pakai main game lama. Oke banget nih penemuannya. 😀

Kamera dengan AI

Teknologi AI yang ada pada kamera Nova 3i sejatinya adalah untuk mempermudah pemakaian, jadi ketika saya nyalakan AI-nya, saya tinggal arahkan ke obyek foto dan sistem akan mendeteksi obyek lalu memilihkan mode yang cocok lengkap dengan efeknya.

IMG 20181016 112756 Review Huawei Nova 3i: Kelas 3 Jutaan Rasa Flagship

Foto di bawah sinar matahari

IMG 20181014 090825 Review Huawei Nova 3i: Kelas 3 Jutaan Rasa Flagship

Kamera depan

IMG 20181019 2003571 Review Huawei Nova 3i: Kelas 3 Jutaan Rasa Flagship

Foto low light dengan AI mode

Apakah hasilnya selalu bagus?
Nggak juga, beberapa kali saya memilih mode auto tanpa AI dan hasilnya menurut saya lebih oke, karena lebih natural. Tapi seharusnya AI akan semakin bagus jika semakin sering dipakai karena mendapat input untuk melatih algoritmanya. Nah, saya kurang tau apakah AI yang tertanam pada Nova 3i ini juga mempelajari foto-foto yang pernah saya ambil.

 

Slow Motion 480 fps

Salah satu fitur yang saya sukai, meskipun bukan fitur mendasar bagi sebagaian besar pengguna smartphone, tapi bermain-main dengan video slow-mo adalah hal yang sangat menyenangkan. Nggak tanggung-tanggung, Nova 3i mampu merekam video slow-mo 480 fps, karena biasanya slow-mo mode yang ada pada smartphone kelas menengah hanya bisa merekam 240 fps. Bahkan ada flagship yang nggak punya fitur slow-mo 480 fps lho. 😀

Hasilnya jelas beda banget dong dengan yang 240 fps, lebih satisfying lah pokoknya, cocok banget kalau kamu suka bikin video dengan smartphone.

Portrait mode dengan efek pencahayaan

Mode yang satu ini juga jadi tren masa kini, setelah tren dual cam, sekarang banyak brand yang berlomba bikin portrait mode. Nova 3i punya 4 buah kamera, dua di depan dan dua di belakang, smartphone ini juga dilengkapi aplikasi kamera yang kaya fitur, termasuk portrait mode. Portrait mode yang ada pada Nova 3i ini menurut saya oke sih, asal dengan pencahayaan dan pengaturan obyek yang pas, hasilnya nggak kalah dengan flagship smartphone.

nova 3i sample 4 Review Huawei Nova 3i: Kelas 3 Jutaan Rasa Flagship

Huawei menambahkan efek pencahayaan yang bisa bikin hasil portraitnya lebih dramatis, serius, hasilnya jadi lebih oke.

App lock dengan finger print atau face detection

Bagi sebagian orang, termasuk saya, fitur app lock adalah wajib hukumnya. Banyak aplikasi penting yang behubungan dengan pekerjaan dan keperluan penting lain seperti perbankan dan keuangan terpasang pada smartphone. Tentu aplikasi-aplikasi ini nggak boleh diakses oleh sembarang orang, terlebih lagi ketika smartphone sering dipinjam anak, kan bahaya kalau sampai salah pencet.

App lock bisa diatur melalui menu Settings -> Security & privacy -> App lock.

nova 3i sample 5 Review Huawei Nova 3i: Kelas 3 Jutaan Rasa Flagship

Nova 3i sudah mendukung face detection untuk membuka keamanan, baik untuk membukan lock screen maupun app lock. Face unlock cukup cepat, tapi tetap kalah jauh dengan finger print. Tapi menurut saya masih nyaman lah untuk diaktifkan, karena memang lebih praktis.

Storage 128 GB

Dari sekian banyak smartphone kelas menengah, Nova 3i adalah salah satu smartphone yang menanamkan storage memory sebesar 128 GB, besar banget lho itu. Kebutuhan storage saat ini memang sangat besar, bukan cuma buat foto dan video, tapi banyak aplikasi yang butuh ruang yang sangat besar, terutama aplikasi media sosial.

Mungkin kamu seorang aktivis grup WhatsApp, LINE, Telegram, dan segala macam instant messenger? Oke, silakan lanjutkan, 128 GB akan menemanimu dan memastikan kamu selalu aktif di segala platform. wkwk.

Dukungan aptX pada sambungan Bluetooth

Bagi para pendengar musik via wireless headset, dukungan ini sangat berarti. Karena aptX memungkinkan terjaganya kualitas suara ketika menggunakan sambungan Bluetooth. Tapi pastikan headset kamu juga mendukung aptX ya.

Kualitas jaringan stabil, GPS akurat dan cepat

Kalau soal jaringan, Huawei memang superior, karena memang mereka ini aslinya salah satu perusahaan yang menopang infrastruktur jaringan di seluruh dunia. Nova 3i ini selain dapat menangkap sinyal dengan kuat, juga stabil, hal ini sangat penting demi terjaganya daya baterai, apalagi kalau kamu menggunakan data selular sebagai koneksi internet utama.

Lalu soal GPS, ada perbaikan yang signifikan dari beberapa seri terdahulu. Karena dulu beberapa smartphone Huawei, bahkan seri Mate pun punya masalah dengan kualitas GPS-nya. Saya sendiri mengalaminya ketika menggunakan P9 Lite.

Baterai awet seharian, waktu charging cukup lama

Di dalam Nova 3i tertanam baterai sebesar 3340 mAh, standar baterai saat ini sih. Saya bisa bertahan seharian dengan smartphone ini dengan koneksi Wi-Fi dan aktivitas normal, semua aplikasi sehari-hari berjalan tanpa ada optimasi sama sekali. Sesekali main game dan memotret.

Untuk mengisi baterai dari hampir habis sampai penuh butuh 2,5 jam lebih, cukup lama sih untuk ukuran baterai segitu.

Kesimpulan

Setelah menggunakan Nova 3i selama seminggu lebih, tentu ini kurang lama ya untuk merasakan pengalaman yang lebih lengkap, tapi paling nggak saya bisa menyimpulkan Nova 3i adalah salah satu smartphone kelas menengah terbaik yang bisa kita dapatkan di pasaran karena Nova 3i adalah paket komplit, bagus di semua lini, buat foto-foto oke, buat main game oke, buat senjata CS olshop pun oke.

Untuk uang 3,6 juta (harga saat review ditulis), kamu akan mendapatkan manfaat yang maksimal. 🙂

Taufiq Hasan

Taufiq Hasan

Total posts created: 287
Blogger dengan badan besar, paha besar dan kempol besar. Bisa menulis dengan sebelas jari, sedikit menulis kode, lebih banyak menulis artikel dan status Facebook.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *