10 Game Yang Seharusnya Tidak Boleh Dimainkan Oleh Anak-anak

  • Share

NGONOO.com – Perkembangan dunia game memang tidak bisa dibatasi, selalu saja ada perkembangan setiap waktunya. Beberapa game dibuat khusus untuk orang dewasa, tapi tidak sedikit juga anak-anak yang penasaran ingin mencoba game yang sering dimainkan oleh orang dewasa. Dan akhirnya kebanyakan dari mereka lupa semuanya, lupa waktu, lupa rumah, lupa makan dan lain sebagainya. Inilah kekhawatiran orang tua sekarang ini.

Game yang dimainkanpun bervariasi, namun kebanyakan anak sekarang menyukai game-game peperangan, saling membunuh dan membantai (brutal), ini berdampak buruk bagi psikis perkembangan otak anak, ada beberapa diantara mereka cenderung akan melakukan apa yang mereka mainkan pada game di dunia nyata. Ini karena usia anak yang belum dapat digunakan untuk berpikir dengan baik sudah dijejeli game brutal yang akhirnya membahayakan bagi dirinya sendiri ataupun orang disekitarnya. Inilah usia anak yang belum bisa mengontrol seluruhnya dari apa yang dia lihat dan dia perbuat. Berikut 10 Game Yang Seharusnya Tidak Boleh Dimainkan Oleh Anak-anak.

1. Kane and Lynch 2: Dog Days

Kane and Lynch 2 Dog Days via forums.eidosgames.com
Kane and Lynch 2 Dog Days via forums.eidosgames.com

Game ini dibintangi oleh dua manusia tidak bermoral, dan tidak heran jika mereka juga merupakan karakter video game paling tidak disukai. Kane adalah seorang penjahat, sedangkan Lynch adalah seorang psikopat. Berdua, mereka hanya mementingkan diri mereka sendiri dan membuat onar dimana-mana. Pemain akan melihat dan melakukan tindakan kekerasan sensasional tidak hanya terhadap karakter antagonis di game, tapi juga warga sipil dan polisi.

2. Naughty Bear

Naughty Bear via flickeringmyth.com
Naughty Bear via flickeringmyth.com

Kelihatannya lucu, namun jangan salah, game ini merupakan salah satu game yang paling sadis dan ‘disturbing’. Naughty Bear menceritakan beruang psikopat yang gemar menghabiskan waktu dengan mencekik temannya menggunakan stik golf, membentur-benturkan kepala mereka di pintu mobil, dan menakut-nakuti mereka hingga akhirnya mereka bunuh diri. Tidak jelas apa misi dari game ini selain melakukan pembunuhan imaginatif.

3. Dead Rising 2

Dead Rising 2 via gametrailers.com
Dead Rising 2 via gametrailers.com

Permainan bertema zombie ini memiliki semua yang diharapkan dari hiburan interaktif orang dewasa. Sebagai permulaan, kekerasan liar seperti sepeda motor yang dilengkapi dengan gergaji digunakan untuk memotong-motong zombies. Lalu jalan-jalan kota Vegas yang dieksplorasi oleh pemain dipenuhi oleh pelayan-pelayan berbusana minim, dan iklan Playboy yang terpampang di mal-mal. Dan penutupnya, pahlawan kita minum minuman keras untuk memulihkan darahnya.

4. Mafia II

Mafia II via allgames4.me
Mafia II via allgames4.me

Terinspirasi dari drama mafia-mafia besar di film dan sastra, Mafia II menyajikan gaya hidup dari seorang mafia, bagaimana mereka dengan gampangnya membunuh, keterlibatan mereka dengan narkoba dan alkohol, dan penganiayaan terhadap perempuan. Karakter banyak berdialog kasar seperti, yah, seperti gangster, dan banyak poster Playboy yang tersebar untuk ditemukan oleh pemain.

5. Castlevania: Lords of Shadow

Castlevania Lord of Shadow via megagames.com
Castlevania Lord of Shadow via megagames.com

Jauh dari Castlevania yang hadir saat orang tua kita masih remaja, game ini telah dimodifikasi sedemikian rupa hingga menjadi salah satu game tersadis saat ini. Hero dari game ini, anggota dari persaudaraan holy warriors, bersenjatakan cambuk dengan gagang yang dia gunakan untuk menyayat musuh, menciptakan air mancur darah dalam proses pembunuhannya. Pemain juga akan melihat makhluk fantasi wanita tanpa busana.

6. Fallout: New Vegas

Fallout New Vegas via steamcommunity.com
Fallout New Vegas via steamcommunity.com

Game ini menggabungkan first person shooter dengan role-playing game, memberikan kebebasan bagi pemainnya. Pemain dapat memutuskan bagaimana mereka ingin berinteraksi dengan karakter-karakter lain, masalahnya opsi dialog yang dapat dipilih tergolong kasar atau bernada seksual. Mereka juga dapat memilih bagian tubuh musuh yang mereka ingin tembak. Jelas, game bertema bencana nuklir ini dirancang untuk pemain dewasa.

7. Call of Duty: Black Ops

Call of Duty Black Ops via techhive.com
Call of Duty Black Ops via techhive.com

Bertemakan perang dingin pada akhir tahun 1960, Call of Duty: Black Ops melibatkan pemain dalam operasi militer yang luar biasa realistis di negara-negara termasuk Vietnam, Uni Soviet dan Hong Kong. Untuk ukuran video game, adekan tembak-menembak di perkotaan atau pedesaan amat sangat intens. Bahkan cara tubuh terjatuh saat sedang dicambuk atau dipukul telah diatur, dan darah tercecer dimana-mana.

8. Medal of Honor

Medal of Honor via wccftech.com
Medal of Honor via wccftech.com

Game ini dibuat didasarkan dari perang nyata yang berlangsung. Grafisnya dibuat se-realistic mungkin menggambarkan zona perang di Afghanistan, dan tubuh tentara yang menyemburkan darah ketika ditembak. Belum lagi dialog-dialog karakter game ini yang bisa dibilang bukan untuk didengar anak-anak.

9. Mortal Kombat 

Mortal Kombat  X via gearnuke.com
Mortal Kombat via gearnuke.com

Mortal Kombat telah beredar sejak tahun 1992, dan masih eksis hingga sekarang. Game ini sudah terkenal sadis dan banyak adegan kekerasan yang tidak pernah anda pikirkan. Dengan tagline legendaris “Finish Him”, pemain dapat benar-benar menyikat musuh yang sudah linglung dengan menghancurkan tengkoraknya, atau membakar hidup-hidup hingga hanya tersisa abunya saja.

10. Dead Space 2

Dead Space 2 via relyonhorror.com
Dead Space 2 via relyonhorror.com

Dead Space 2 membawa para gamers bertempur melawan alien-alien menakutkan di dunia asing. Pemain harus berjuang untuk bertahan hidup dengan senjata-senjata dan peralatan yang canggih untuk melawan alien. Game ini penuh oleh adegan-adegan yang berdarah-darah dan mengerikan, seperti misalnya kepala anda terputus atau bagian tubuh anda dimutilasi.

Itulah 10 game yang sebaiknya tidak dimainkan oleh anak-anak, peran orang tua sangat dibutuhkan disini. Supaya anak tetap terarah dan tidak berbuat yang tidak semestinya.

 

Gambar utama : Anak Kecil Bermain Game via Shutterstock

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.